Disini Tempat Berita Unik dan Menarik Yang Dapat Membuat Anda Berfikir diluar logika...
Curiosity Temukan Bukti Keberadaan Sungai di Mars
Seperti dikutip dari Hindustan Times, mobil rover robotik milik Badan Antariksa AS (NASA), Curiosity menemukan bekas aliran air di sebuah wilayah di Mars, yang dulunya kemungkinan merupakai sungai sangat deras.
Sebelumnya para ilmuwan memang sudah menemukan bukti keberadaan air di Mars, namun ini merupakan kali pertama sebuah bekas aliran sungai ditemukan.
Formasi batuan tempat ditemukan aliran air tersebut diberi nama 'Hottah'. "Kelihatannya seperti seperti sebuah trotoar yang dihancurkan dari samping, namun itu ternyata bekas aliran air zaman purba," ujar ilmuwan John Grotzinger, ilmuwan untuk proyek tersebut.
Misi mobil rover robotik Curiosity milik NASA itu sudah dimulai sejak 6 Agustus 2012. Tujuan utamanya adalah untuk meneliti lebih dekat permukaan Planet Mars.
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1910325/curiosity-temukan-bukti-keberadaan-sungai-di-mars
Misteri UFO di Laut Baltik
Dilansir oleh HuffingtonPost, benda misterius ini terdeteksi pertama kali pada 19 Juni 2011 di dasar Laut Baltik pada kedalaman 300 kaki atau 91,44 meter. Tetapi karena kurangnya pendanaan sehingga tidak bisa dibentuk sebuah tim untuk menyaksikan benda itu secara langsung.Saat itu yang terdeteksi oleh alat sonar hanya sebuah objek berbentuk pipih, dan berbahan logam.
Setelah dilakukan pengamatan mendalam, ternyata benda ini terdeteksi berbentuk mirip kepala jamur, sisi-sisi bulat, dan tepian yang kasar. Tim ekspedisi pencari harta karun yang bernama OceanX pun kemudian menduga benda ini merupakan UFO.
"Awalnya kami mengira itu hanya batu biasa, tetapi ini sesuatu yang lain," kata Peter Lindberg, seorang penyelam dari tim OceanX.
Di pusat objek yang berdiameter 60 meter itu terdapat lubang yang bentuknya mirip telur. Di sekeliling lubang itu ditemukan bebatuan dalam formasi lingkaran. Menurut mereka batuan itu mirip ‘bekas perapian kecil’ dan batuan itu ditutupi oleh sesuatu yang mirip ‘jelaga’.
"Tidak pernah ada laporan aktivitas vulkanik di Laut Baltik, temuan ini menjadi semakin aneh. Sebagai orang awam kami hanya bisa berspekulasi bahwa itu terjadi karena faktor alam, tetapi ini adalah hal paling aneh yang pernah saya alami sebagai seorang penyelam profesional," lanjut Lindberg.
Sisa ‘jelaga’ itu juga membuat bingung Stefan Hogeborn, senior Lindberg di tim ekspedisi Ocean X.
"Selama 20 tahun berkarir di dunia penyelaman, dengan 6000 kali penyelaman, saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Normalnya, batu tidak terbakar," kata Hogeborn.
Menurutnya, gambar yang ada menunjukkan, adanya semacam lingkaran yang terdiri dari beberapa blok yang terbentuk oleh ‘jamur’ yang saling terkait dan membentuk lingkaran.
“Karena kami tak mendapat jawaban atas pertanyaan yang banyak orang tanyakan, kami pun mengambil sampelnya dan membawanya ke ahli untuk diteliti,” tutup Hogeborn.
Penasaran? Langsung saja lihat videonya di sini.[ikh]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1873165/misteri-ufo-di-laut-baltik
Cina Bangun Gedung Tertinggi Dunia Dalam 3 Bulan
Pembangunan menara tertinggi dunia ini akan dilakukan setelah proyek pembangunan menara di Changsa, Provinsi Hunan, Cina selesai. Seperti diketahui, menara tertinggi saat ini, Burj Khalifa, butuh lima tahun masa pembangunan.
Diberitakan oleh DailyMail, menara yang dinamakan ‘Sky City’ ini nantinya akan menjulang setinggi 838 meter. Perusahaan konstruksi Broad Sustainable Building yakin pembangunan menara senilai US$628 juta (Rp5,9 triliun) ini akan selesai dalam 90 hari atau tiga bulan saja.
Pembangunan ini diperkirakan mulai pada November 2012 dan selesai pada Januari 2013. Bangunan baru ini rencananya akan memiliki 104 lift supercepat.
Kita tunggu saja. [ikh]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1871460/cina-bangun-gedung-tertinggi-dunia-dalam-3-bulan
BPPT Perlihatkan Teknologi Air Bersih Tenaga Surya
Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mempresentasikan teknologi pengadaan air bersih tenaga surya. Seperti apa?BPPT bekerja sama dengan Kementerian Negara Koordinator Kesejahteraan Masyarakat dan F CUBED, perusahaan Australia yang menemukan teknologi desalinasi (penghilangan kadar garam) dengan tenaga surya, mengadakan presentasi dalam rapat koordinasi mencari solusi memperoleh air bersih, layak guna bagi masyarakat Indonesia.
Bertemakan ‘Pemanfaatan tenaga surya untuk alat pemroses air bagi kesejahteraan Rakyat Indonesia', yang bertempat di Aula BPPT, para undangan yang umumnya adalah para pembuat keputusan di tingkat pemerintah kota/kabupaten mendapatkan penjelasan rinci menerapkan teknologi desalinasi dengan tenaga surya guna memperoleh air bersih bagi pertanian, perkebunan, industri maupun perumahan dan sebagainya.
"Rapat koordinasi dan presentasi ini sangat penting. Kita harus segera memperoleh solusi untuk mendapatkan pasokan air bersih di berbagai daerah di Indonesia yang sudah mencapai tahap kritis," ujar Prof. Indroyono, Sekretaris Menko Kesra dalam rapat koordinasi tersebut, seperti yang ditulis di keterangan resminya.
FCUBED merupakan perusahaan Australia yang baru-baru ini menandatangi kontrak senilai 11 juta USD dengan Pemerintah Kota Ceduna di Australia Selatan untuk memasok air minum melalui terobosan teknologi ‘CAROCELL solar desalination’ (menghilangkan kadar garam melalui teknologi tenaga surya).
"Teknologi desalinasi dengan tenaga surya ini telah terbukti mampu menghasilkan air berkualitas tinggi. Teknologi kami mampu mengubah air dari mana pun berasal seperti air laut, air tanah bahkan air yang terkontaminasi pun menjadi air bersih yang layak minum, dengan harga yang relatif murah dan mudah," imbuh Peter Johnstone, Chief Executive Officer dan Pendiri F CUBED.
F CUBED melalui merek dagang CAROCELL juga mencakup teknologi ‘’Zero Liquid Discharge’’ (ZLD), yang mampu mengubah limbah, hasilnya merupakan kombinasi antara air minum dengan garam (hasil fraksinasi garam).
Garam ini memberi nilai tambah karena bermanfaat dijadikan garam meja atau garam untuk kolam renang, dan magnesium klorida yang dihasilkan pun dapat digunakan oleh industry tambang sebagai penekan debu (dust suppressant).
Hasil sampingan fraksinasi yang ternyata sangat bermanfaat ini, dapat dijual dan menghasilkan uang, dan yang lebih penting lagi adalah minimnya dampak lingkungan hidup yang dapat terjadi.
Peter Johnstone, penemu/pencipta dan pemilik hak patennya, menambahkan bahwa teknologi desalinasi dengan tenaga surya yang dia temukan ini telah diterapkan di 26 negara, termasuk India, Bangladesh, Malaysia, Dubai.
"Kami sedang menjajagi untuk membangun pabrik di Indonesia dengan investasi sekitar USD10juta. Kami ingin berpartisipasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan memperoleh air bersih serta menciptakan lapangan pekerjaan," pungkas Peter. [mor]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1844137/bppt-perlihatkan-teknologi-air-bersih-tenaga-surya
Ilmuwan Temukan Terompet Malaikat Israfil?
Jakarta – Dengan sebuah peralatan canggih, ilmuwan membuat kesimpulan yang mencengangkan mengenai alam semesta. Benarkah mereka juga menemukan sangkakala Malaikat Israfil?Temuan itu dicapai sekitar beberapa tahun lalu, dalam sebuah observasi yang dipimpin oleh Profesor Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman. Mereka hendak mencari tahu, seperti apa sebenarnya bentuk alam semesta ini.
Maka digunakanlah sebuah alat canggih milik Badan Antariksa AS (NASA), Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP). Hasilnya menunjukkan, alam semesta ini ternyata berbentuk seperti sebuah terompet raksasa.
Di ujung bagian belakang ‘terompet’ alam semesta ini dinyatakan tak bisa diamati (unobservable). Di bagian depan, ada bumi dan seluruh sistem tata surya yang bisa diamati. Hal ini dikatakan ada hubungannya dengan sebuah hadits panjang Islam di kitab Tanbihul Ghofilin.
Jilid pertama kitab itu menyebutkan hadits dari Abu Hurairah, yang menyatakan sangkakala Malaikat Isrofil berbentuk tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi yang dapat dipahami meliputi atau mencakup seluruh wilayah alam semesta.
Dikatakan sang malaikat bersiap, meletakkan bibirnya di ujung sangkakala dan akan meniupnya begitu mendapat perintah. Maka ketika itulah, seperti dikatakan, hari kiamat telah tiba. Bayangkan, jika alam semesta ini sebuah sangkakala, seberapa besar peniupnya dan seukuran apa sang pencipta? [mdr]
http://web.inilah.com/read/detail/1779363/ilmuwan-temukan-terompet-malaikat-israfil
Ditemukan Bukti Bekas Lautan Luas di Mars
California - Tidaklah mengejutkan bahwa air memang pernah ada di Mars. Para ilmuwan kini menemukan bekas lautan luas di Mars. Benarkah?Seperti yang dikutip dari SkyMania, bukti terbaru mengenai air di Mars telah ditemukan oleh Mars Express, pesawat angkasa tak berawak milik agensi luar angkasa Eropa, European Space Agency.
Radar dari Mars Express, MARSIS, telah menemukan bukti kuat bahwa dulu pernah ada lautan purba yang menyelimuti planet Mars. Radar pesawat itu mengambil sampel batuan sedimen yang diperkirakan adalah lantai dasar dari lautan purba tersebut.
MARSIS mengumpulkan data sejak 2005 dan informasinya dianalisis oleh tim yang dipimpin Jrmie Mouginot, dari Institut de Plantologie et d’Astrophysique de Grenoble (IPAG) dan University of California, Irvine.
Penelitian mereka mengungkap bagian selatan dari Mars yang ditutupi dengan materi bekas lautan purba.
"Kami memperkirakan bahwa hal tersebut sebagai tumpukan batuan sedimen, yang mungkin kaya akan es; sebuah indikasi kuat bahwa daerah tersebut dulunya adalah sebuah lautan," ujar Dr Mouginot.
"MARSIS melakukan penetrasi hingga ke dalam, dan di kedalaman tersebut kami menemukan bukti dari materi batuan sedimen dan es," ujar Wlodek Kofman, pimpinan dari tim radar IPAG. [mor]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1828331/ditemukan-bukti-bekas-lautan-luas-di-mars
TouchSmart 620, Dekstop PC Berteknologi 3D
Jakarta - Dari sekian jajaran produk baru yang diperkenalkan oleh Hewlett Packard (HP) salah satunya adalah TouchSmart 620.HP TouchSmart 620 adalah sebuah all-in-one PC yang mampu menghadirkan konten hiburan 3D yang lebih hidup dan realistis kepada pengguna.
"Kami menyempurnakan beragam aspek sajian 3D yang berbeda, dari memperkenalkan pengalamab hiburan digital terbaru melalui TouchSmart 620 3D Edition PC," ujar Danny Lee, Country General Manager, Personal Systems Group, HP Indonesia, di Jakarta (7/2/2012).
Dikatakan oleh Danny bahwa melalui TouchSmart 620, pengguna dapat dapat membuat video 3D mereka sendiri dan mebagikannya melalui layar monitor berukuran 23 inci.
Selain itu, tersedia pula fitur TriDef Ignition Game Player yang memungkinkan pengguna dapat menikmati game dengan tampilan 3D.
Monitor TouchSmart 620 3D Edition juga dapat berputar hingga 180 derajat dan merebah hingga 60 derajat, memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan posisi.
Kacamata Active Shutter 3D bawaan dari all-in-one PC ii juga dapat digunakan pengguna untuk mengurangi pantulan selagi menonton.
Beberapa fitur teknologi andalan TouchSmart 620 lainnya adalah Beat Audio, LinkUp Technology, interface TouchSmart 5.0 dan lain-lain.
All-in-one TouchSmart 620 dijual di pasaran lokal Indonesia dengan harga USD15 juta.
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1827552/touchsmart-620-dekstop-pc-berteknologi-3d
Antisipasi Hantaman Meteor, Eropa Bikin Antimeteor
London – Para ilmuwan saat ini sedang berupaya keras mencari cara melindungi Bumi dari batu raksasa yang lalu lalang di Bima Sakti. Salah satunya melalui antimeteor ini. Ingin tahu?Proyek NEOShield yang dikerjakan German Aerospace Center di Berlin dengan pendanaan dari Eropa ini bertujuan mencari cara melindungi Bumi dari batu luar angkasa. Proyek ini dijadwalkan selesai dalam tiga tahun.
Ide yang muncul saat ini adalah membuat semacam perisai yang mampu mementalkan asteroid menggunakan proyektil atau bahan peledak, atau menggunakan gravitasi untuk mengubah jalur asteroid itu.
European Commission mengaku mengeluarkan dana EUR4 juta (Rp47,2 miliar) untuk investasi di proyek ini dan tambahan EUR1,8 juta (Rp21,2 miliar) untuk institusi dan mitra yang terkait seperti dikutip DM. [mor]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1826897/antisipasi-hantaman-meteor-eropa-bikin-antimeteor
Asteroid Seukuran Bis Nyaris Tabrak Bumi
Washington - Para ahli menyatakan bahwa kemarin (27/1) asteroid seukuran bus nyaris menabrak Bumi. Wah, seperti apa?Seperti yang dikutip dari ST, sebuah asteroid seukuran bus dideskripsikan oleh para pengamat luar angkasa nyaris menabrak Bumi.
"Asteroid yang bernama 2012 BX34 tersebut berukuran diameter 6 meter dan 9 meter," ujar Gareth Williams, Associate Director dari Minor Planet Center, asal Amerika Serikat (AS).
"Asteroid tersebut muncul di pengamatan teleskop di wilayah Arizona, dan berjarak 60 ribu kilometer dari Bumi," tambah Williams.
"Asteroid tersebut nyaris menabrak Bumi. Hal tersebut membuatnya menduduki daftar 20 objek angkasa yang pernah hampir menabrak Bumi," pungkasnya.
Rusia Bikin Markas Permanen di Bulan
Moskow – Badan antariksa Rusia, Roscosmos, sedang membahas rencana ini dengan mitranya dari Eropa dan Amerika Serikat (AS). Negara ini ingin membuat markas permanen di Bulan.“Kami tak ingin manusia hanya bisa menginjakkan kaki di bulan. Kini kita sudah punya cukup pengetahuan, kita tahu disana ada air dan kini kami sedang membicarakan cara memulai penjelajahan ini dengan NASA dan European Space Agency,” kata kepala Roscosmos Vladimir Popovkin.
Pembicaraan ini membawa kembali pada rencana di era Perang Dingin untuk menciptakan markas di bulan yang memang menjadi perhatian ilmuwan Rusia dan AS sejak akhir 1950an seperti dikutip UPI.
Saat ini, Rusia berencana mengeksekusi rencana mengirim dua misi tak berawak ke bulan pada 2020, yakni misi Luna Glob dan Luna Resource. [mor]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1821135/rusia-bikin-markas-permanen-di-bulan
Daerah Paling asin di dunia




(negara kecil di Afrika Timur).
Danau ini terletak pada 153 m di bawah permukaan laut, dan otomatis menjadikan dirinya sebagai titik terendah di benua Afrika (Titik terendah di dunia adalah dead sea). Walaupun bukan titik terendah di dunia, Danau Assal merupakan daerah terasin di Dunia, dimana keasinan air danaunya mencapai 34,8% (Dead Sea hanya 30%), bahkan pada kedalaman 20 m kadar ke asinannya mencapai 39,8%.
sumber: http://juandry.blogspot.com/2010/01/lake-assal-daerah-paling-asin-di-dunia.html
Investor Jepang Bangkitkan Piramida Romawi Kuno
Roma - Laporan terbaru menyatakan, seorang pengusaha asal Jepang akan memulihkan sebuah piramida Romawi kuno.Seperti dikutip ST, seorang pengusaha Jepang sepakat menginvestasikan dananya sekira 1 juta Euro (Rp118 triliun) untuk restorasi bangunan piramida Romawi kuno berusia dua ribu tahun yang berada di ibu kota Italia.
Yuzo Yagi, pengusaha di dunia fesyen dari Osaka, sedang dalam tahap kesepakatan untuk pengerjaan restorasi piramida tersebut. Piramida itu sendiri dibangun sekira abad 12-18 Sebelum Masehi (SM) sebagai makam orang kaya Romawi yang bernama Gaius Cestius.
"Proses restorasi dimulai April tahun depan. Impian Yagi adalah meninggalkan sesuatu yang berkesan bagi negara kita," ujar Rita Paris, yang bekerja mengatur monumen tersebut.
"Tahun lalu, Yagi mengunjungi piramid tersebut dan terkagum-kagum akan bangunan tersebut. Yang diminta Yagi hanya tanda bertulis namanya di dekat monumen tersebut," tambah Paris. [vin]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1813348/investor-jepang-bangkitkan-piramida-romawi-kuno
Penampakan Matahari Jika Mati
London – Astrofotografer Bill Snyder berhasil mendapat gambar Dumbbell Nebula. Gambar ini memberi visi bagaimana jika matahari di Bima Sakti mati.“Semua gas dan debu dalam gambar berasal dari dalam bintang,” katanya seperti dikutip DM.
Saat bintang serupa matahari mati, bintang ini akan mengeluarkan gas di lapisan terluarnya yang akan terbentuk awan besar menyulut inti bintang mati.
Matahari Bima Sakti akan mekar menjadi nebula serupa saat mati lima miliar tahun mendatang.
“Dumbbell Nebula diperkirakan berjarak 1.360 tahun cahaya dari Bumi. Ini merupakan target yang mudah ditemukan teropong dan teleskop amatir,” katanya.
Bagaimana menurut Anda? [mor]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1813466/penampakan-matahari-jika-mati
Robot ikan yang canggih

Dengan panjang 1,5 meter, si robot dibekali detektor untuk mengidentifikasi sumber polusi laut, misalnya kapal tanker minyak atau bahan kimia di perairan. Harga robot sekitar 20.000 Poundsterling per unitnya. Robot itu bisa beroperasi secara mandiri dan dirancang untuk menjelajahi lautan dalam kurun waktu beberapa bulan. Dibutuhkan waktu sekitar 3 tahun bagi para peneliti di Essex University untuk membuatnya.
Profesor Huosheng Hu selaku salah satu pembesutnya menyatakan bahwa robot ini diharapkan mencegah penyebaran polusi dengan melacak sumbernya. Jika percobaan sukses, si robot akan diterjunkan di berbagai belahan dunia untuk melakukan misi yang sama.Sekawanan robot canggih siap berkelana di lautan untuk mendeteksi polusi. Hanya saja para pembuatnya mungkin harus waspada agar robot mahal ini tak ditangkap para nelayan karena wujudnya mirip ikan.http://www.gallerydunia.com/2011/12/robot-ikan-yang-canggih.html
Bagaimana Proses Hujan Buatan Terjadi..??

Hujan buatan umumnya diciptakan dengan tujuan untuk membantu daerah yang sangat kering akibat sudah lama tidak turun hujan sehingga dapat mengganggu kehidupan di darat mulai dari sawah kering, gagal panen, sumur kering, sungai / danau kering, tanah retak-retak, kesulitan air bersih, hewan dan tumbuhan pada mati dan lain sebagainya. Dengan adanya hujan buatan diharapkan mampu menyuplai kebutuhan air makhluk hidup di bawahnya dan membuat masyarakat hidup bahagia dan sejahtera.
Hujan yang berlebih pada suatu lokasi dapat menimbulkan bencana pada kehidupan di bawahnya. Banjir dan tanah longsor adalah salah satu akibat dari hujan yang berlebihan. Perubahan iklim di bumi akhir-akhir ini juga mendukung persebaran hujan yang tidak merata sehingga menimbulkan berbagai masalah di bumi. Untuk itu kita sudah semestinya membantu menormalkan iklim yang berubah akibat ulah manusia agar anak cucu kita kelak tidak menderita dan terbunuh akibat kesalahan yang kita lakukan saat ini.
Sementara itu penerapan Hujan buatan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengguyur sebagian kawasan di Sumatera Selatan dengan hujan buatan. Langkah ini diharapkan sanggup memadamkan kebakaran lahan dan hutan di provinsi ini.
“Dua pesawat terbang CASA 212-200 dikerahkan untuk operasi tersebut. Pada pukul 13.55-15.30 satu sorti penerbangan telah dilakukan dengan membawa bahan semai NaCl hampir 1 ton,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin (12/9/2011), di Jakarta.
Menurut Sutopo, kondisi pertumbuhan awan cukup baik, yakni berada di selatan, barat daya, barat, dan barat laut Palembang. Terdapat inversi di atmosfer sehingga pertumbuhan awan vertikal kurang kuat. Kondisi awan sedang, dengan puncak awan 9.000-11.000 kaki. Terdapat juga dua sel awan dengan puncak awan mencapai 14.000 kaki.
“Artinya awan-awan tersebut berpotensi untuk disemai menjadi hujan. Bahkan, saat penyemaian terjadi presipitasi di kaca cockpit pesawat. Rencana besok penyemaian akan dilanjutkan dengan menambah sorti penerbangan,” tuturnya.
Asap mulai menutupi atmosfer hingga ketinggian 4.000-7.000 kaki. Pada hari ini titik api (hotspot) lebih banyak dibandingkan dengan kemarin. Jumlah hotspot terbanyak di Sumatera Selatan (135 hotspot).
Selanjutnya berturut-turut Kalimantan Tengah (113), Kalimantan Barat (96), Jambi (30), dan Kalimantan Selatan (10). Selama bulan September 2011, Provinsi Sumatera Selatan memiliki jumlah hotspot terbanyak, yaitu 1.241. Kalimantan Barat 363, Jambi 353, Kalimantan Tengah 288, dan Riau 292.
http://www.gallerydunia.com/2011/12/bagaimana-proses-hujan-buatan-terjadi.html
Kembaran Bumi Ditemukan
London – Teleskop NASA berhasil menemukan planet serupa Bumi dengan bintang serupa matahari di Bima Sakti. Planet ini menjadi temuan pertama yang terdeteksi di tata surya lain.Planet bernama Kepler-20f ini diyakini memiliki atmosfer uap air tebal dan permukaannya terlalu panas untuk kehidupan bisa hidup. Planet kedua di tata surya sama, Kepler-20e memiliki ukuran sedikit lebih kecil dibanding Bumi dan lebih panas.
Kedua planet ini memutari bintang induknya dengan ‘tahun’ selama 916 hari. Dr Francois Fressin yang merupakan salah satu astronom Harvard-Smithsonian Centre for Astrophysics di Cambridge, Amerika Serikat (AS) mengatakan seperti dikutip DM, “Ini merupakan terobosan penting dan sangat menarik”.
Jarak planet ini dengan Bumi mencapai 945 tahun cahaya. Namun planet ini tak berada di ‘zona hunian’ yang memiliki suhu hangat yang mampu membuat air cair untuk meningkatkan prospek kehidupan. [mor]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1810133/kembaran-bumi-ditemukan
Planet Alien Cocok Pengganti Bumi
Para ilmuwan telah menguraikan bulan dan planet-planet mana yang paling mungkin untuk bisa menjadi hunian kehidupan extra-terrestrial. Kini mereka mulai memberi peringkat.Di antara dunia asing yang paling layak huni adalah bulan Saturnus, Titan, dan planet Gliese 581g yang diperkirakan berada pada jarak 20,5 tahun cahaya di rasi bintang Libra. Tim internasional membuat dua sistem peringkat guna menilai probabilitas keberadaan kehidupan asing atau alien.
Para ahli ini menerbitkan hasil risetnya di jurnal Astrobiology dan mereka mengusulkan dua indeks berbeda, yakni Indeks Kesamaan Bumi (ESI) dan Indeks Habitabilitas Planet (PHI).
“Pertanyaan pertama adalah, apakah kondisi seperti Bumi bisa ditemukan di dunia lain. Pasalnya, kita tahu secara empiris, Bumi bisa menampung kehidupan,” kata -penulis Dr Dirk Schulze-Makuch dari Washington State University, Amerika Serikat (AS).
Pertanyaan kedua, apakah kondisi yang ada di exoplanet menunjukkan kemungkinan adanya bentuk kehidupan lain entah itu dikenal manusia atau tidak, lanjutnya.
Seperti namanya, ESI memberi peringkat planet dan bulan berdasarkan seberapa mirip mereka dengan Bumi dan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran, kepadatan dan jarak dari bintang induknya.
PHI melihat pada rangkaian faktor-faktor yang berbeda, termasuk apakah dunia itu memiliki permukaan berbatu atau beku, apakah memiliki atmosfer atau medan magnet. Sistem tersebut juga mempertimbangkan energi yang tersedia untuk tiap organisme.
Baik melalui cahaya bintang induk atau melalui proses yang disebut pasang surut meregangkan di mana interaksi gravitasi dengan obyek lain bisa memanaskan sebuah planet atau bulan internal.
Akhirnya, PHI akan memperhitungkan kadar kimia seperti senyawa organik yang ada di planet itu dan apakah pelarut cair tersedia di planet tersebut untuk terjadinya reaksi kimia penting.
Nilai maksimum untuk Indeks Kesamaan Bumi adalah 1,00 dan bagi Bumi, hal ini tak mengejutkan. Nilai tertinggi di luar tata surya kita dimiliki Gliese 581g di mana eksistensinya diragukan beberapa astronom dan planet ini mendapat nilai 0,89.
Terakhir adalah exoplanet yang mengorbit bintang sama, Gliese 581d, dengan nilai ESI 0,74. Sistem Gliese 581 telah diteliti dengan baik oleh para astronom dan terdiri dari empat atau lima planet yang mengorbit bintang kerdil merah.
Exoplanet berukuran Neptunus, HD 69830 d, yang mengorbit bintang berbeda di rasi bintang Puppis juga mendapat nilai tinggi, yakni 0,60. Planet ini sendiri diduga kuat terletak di Zona Goldilocks di mana merupakan tempat di sekitar bintang induk yang suhu permukaannya tak terlalu panas atau terlalu dingin bagi kehidupan.
Dunia dengan nilai tinggi dari sistem tata surya kita adalah Mars, yakni dengan nilai 0,70, dan Merkurius, dengan 0,60. Indeks Habitabilitas Planet menghasilkan hasil berbeda. Penyelesaian teratas adalah bulan Saturnus, Titan, yang mendapat nilai 0,64.
Setelah bulan Saturnus, ada Mars (0,59) dan bulan Yupiter Europa (0,47) yang diduga kuat memiliki air bawah permukaan laut yang dipanaskan pasang surut meregang. Exoplanet dengan skor tertinggi kembali diperoleh Gliese 581g (0,49) dan Gliese 581d (0,43).
Dalam beberapa tahun terakhir, pencarian planet yang berpotensi menjadi hunian di luar tata surya telah mengalami kemajuan. teleskop ruang angkasa Kepler NASA yang diluncurkan ke orbit pada 2009 telah menemukan lebih dari seribu kandidat planet sejauh ini.
Teleskop masa depan bahkan mungkin mampu mendeteksi apa yang disebut biomarker dalam cahaya yang dipancarkan planet jauh, seperti adanya klorofil, pigmen kunci tanaman. [mdr]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1808956/inilah-planet-alien-cocok-pengganti-bumi
Rahasia kekuatan tembok raksasa cina



Dr. Zhang mengatakan penggunaan ketan merupakan salah satu inovasi tekhnis terbesar pada jaman tersebut.
Para pekerja membangun Tembok Besar pada jaman Dinasti Ming, sekitar 600 tahun silam dengan mencampurkan tepung ketan dengan kapur, sebagai bahan standar campuran perekat, ujar Dr. Zhang Bingjian.
Campuran ketan mengikat batu bata begitu erat banyak rumput liar tidak bisa tumbuh. Namun, penolakan luas terjadi di selatan China terhadap pembangunan Tembok tersebut karena kaisar Ming meminta panen ketan di selatan untuk makanan pekerja dan sebagai campuran semen.
"Campuran perekat semen kuno tersebut, terdiri dari semacam campuran khusus organik dan anorganik," ujar Dr. Zhang, pakar kimia dari Universitas Zhejiang, kota Hangzhou, China Timur, seperti dilansir Telegraph.
"Komponen organik, amilopektin, berasal dari bubur ketan yang ditambahkan ke dalam campuran semen," imbuhnya.
"Komponen anorganiknya adalah kalsium karbonat dan komponen organiknya adalah amilopektin yang berasal dari ketan. Amilopektin membantu menciptakan mikrostruktur padat, menjadikan Tembok Besar lebih stabil serta memiliki kekuatan mekanis yang lebih besar," menurut laporannya dalam jurnal American Chemical Society.
Dr. Zhang mengatakan, penggunaan ketan, bahan makanan pokok Asia Timur, merupakan salah satu inovasi tekhnis terbesar pada saat itu, yang membantu berbagai pusara, pagoda dan tembok pada jaman Dinasti Ming dari hantaman cuaca, gempa bumi serta bencana alam lainnya.
Source : http://erabaru.net/top-news/40-news5/14093-kekuatan-tembok-besar-china-berasal-dari-qberas-ketanq
Gua Aulia 7 aceh penuh dengan fenomena unik




Gua Aulia 7 (dalam bahasa aceh dibaca tujouh) ini adalah salah satu tempat wisata dari beberapa gua lain yang ada di aceh,, Lokasinya di Jl. Banda Aceh - Medan KM 100, Desa Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Aceh.
Padahal gua ini menurut cerita tokoh adat dan masyarakat-masyarakat disekitar ni gua tersebut dulunya bisa tembus hingga ke Arab..!!tapi yang pastinya cuman yang digolongkan dalam golongan orang2 soleh & taat beragama aja yang bisa tembus..!!maka nya goa ini dikasih nama GOA 7 AULIA..!!dan menurut penjaga guanya,,kalo kita ngak termasuk golongan diatas jangan coba2 lewatin sampek pintu 3,,katanya nie dulunya banyak yang masuk kesitu n' hilang gak tau kemana.!!!alias raib ditelan bumi mungkin ito kali ya alasan pemerintah ngak ngepublis tempat ini kemasyarakat dan orang luar daerah..!!
sumber
Ilmuwan Temukan Calon Planet Hunian Setelah Bumi

Seperti yang dikutip dari TheHindu, para ilmuwan mengatakan bahwa planet eksoplanet tersebut bernama Gliese 581g, berlokasi triliunan kilometer dari Bumi dan mengorbit pada bintang di wilayah sabuk Goldilocks.
Penelitian yang dipublikasikan di Astrophysical Journal, menyatakan bahwa planet itu mungkin menyimpan air di permukaannya.
"Penemuan kami ini menawarkan perumpamaan yang penting untuk kasus planet hunian berpotensi," ujar Steven Vogt, seorang profesor ahli astronomi dan astrofisika dari University of California.
Penemuan itu merupakan hasil kerja keras selama 11 tahun di sekitar bintang kecil Gliese 581, dengan menggunakan spectometer HIRES pada teleskop Keck I, oleh tim dari University of California dengan Carnegie Institution of Washington.
"Ada sekitar dua planet di sekeliling bintang Gliese 581. Sementara planet Gliese 581g memiliki massa sekira empat kali Bumi dan masa orbitnya adalah sekira 37 hari.
Dari massa Gliese 581g, diperkirakan bahwa planet itu memiliki kondisi berbatu, serta gravitasi yang cukup untuk terjadinya atmosfir. [mor]



