>>>>>>>>>>>> gilalogika.blogspot.com <<<<<<<<<<<
>>>>>>>>>> GILALOGIKA DI FACEBOOK <<<<<<<<<<<
Tampilkan postingan dengan label UFO DAN ALIEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UFO DAN ALIEN. Tampilkan semua postingan

Misteri UFO di Laut Baltik

Washington – Satu tahun sudah sebuah benda misterius ditemukan teronggok di dasar Laut Baltik. Kini benda yang diduga UFO tersebut diambil sampelnya oleh tim ekspedisi Swedia untuk diteliti lebih lanjut oleh para ahli.
Dilansir oleh HuffingtonPost, benda misterius ini terdeteksi pertama kali pada 19 Juni 2011 di dasar Laut Baltik pada kedalaman 300 kaki atau 91,44 meter. Tetapi karena kurangnya pendanaan sehingga tidak bisa dibentuk sebuah tim untuk menyaksikan benda itu secara langsung.Saat itu yang terdeteksi oleh alat sonar hanya sebuah objek berbentuk pipih, dan berbahan logam.
Setelah dilakukan pengamatan mendalam, ternyata benda ini terdeteksi berbentuk mirip kepala jamur, sisi-sisi bulat, dan tepian yang kasar. Tim ekspedisi pencari harta karun yang bernama OceanX pun kemudian menduga benda ini merupakan UFO.
"Awalnya kami mengira itu hanya batu biasa, tetapi ini sesuatu yang lain," kata Peter Lindberg, seorang penyelam dari tim OceanX.
Di pusat objek yang berdiameter 60 meter itu terdapat lubang yang bentuknya mirip telur. Di sekeliling lubang itu ditemukan bebatuan dalam formasi lingkaran. Menurut mereka batuan itu mirip ‘bekas perapian kecil’ dan batuan itu ditutupi oleh sesuatu yang mirip ‘jelaga’.
"Tidak pernah ada laporan aktivitas vulkanik di Laut Baltik, temuan ini menjadi semakin aneh. Sebagai orang awam kami hanya bisa berspekulasi bahwa itu terjadi karena faktor alam, tetapi ini adalah hal paling aneh yang pernah saya alami sebagai seorang penyelam profesional," lanjut Lindberg.
Sisa ‘jelaga’ itu juga membuat bingung Stefan Hogeborn, senior Lindberg di tim ekspedisi Ocean X.
"Selama 20 tahun berkarir di dunia penyelaman, dengan 6000 kali penyelaman, saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Normalnya, batu tidak terbakar," kata Hogeborn.
Menurutnya, gambar yang ada menunjukkan, adanya semacam lingkaran yang terdiri dari beberapa blok yang terbentuk oleh ‘jamur’ yang saling terkait dan membentuk lingkaran.
“Karena kami tak mendapat jawaban atas pertanyaan yang banyak orang tanyakan, kami pun mengambil sampelnya dan membawanya ke ahli untuk diteliti,” tutup Hogeborn.
Penasaran? Langsung saja lihat videonya di sini.[ikh]
http://teknologi.inilah.com/read/detail/1873165/misteri-ufo-di-laut-baltik

Bakteri 'Alien' Ini Jadi Sumber Listrik Baru Bumi

London – Organisme misterius yang diketahui hanya bisa ditemukan di luar angkasa ini secara mengejutkan ditemukan di sungai di Inggris. Menariknya, bakteri ini bisa menguntungkan manusia.

Organisme misterius yang ditemukan di River Wear, Sunderland, Inggris ini mampu menghasilkan listrik menggunakan baterai khusus yang disebut Microbial Fuel Cell (MFC) seperti dikutip DM.

Bakteri yang diberi nama Bacillus Stratosphericus ini biasa ditemukan di ketinggian 32 kilomter di atas Bumi. Bakteri ini diyakini masuk ke Bumi akibat siklus atmosfer yang menyebabkan peningkatan uap air di stratosfer yang kemudian jatuh lagi ke Bumi.

Hebatnya bakteri ini bisa digunakan menjadi MFC untuk mengubah limbah sungai menjadi listrik dan air bersih.

Profesor Bioteknologi Kelautan Grant Burgess mengatakan, “Mengejutkan sekali bisa menemukan bakteri ini di Bumi. Lebih menarik lagi, bakteri ini bisa digunakan menghasilkan listrik untuk dunia.” [mor]

http://teknologi.inilah.com/read/detail/1833359/bakteri-alien-ini-jadi-sumber-listrik-baru-bumi

UFO Gegerkan Inggris & Rusia

Washington – Cahaya terang misterius menggegerkan Inggris dan Rusia. Tak hanya itu, video UFO ini juga menghebohkan dunia maya. Ingin tahu?

Pengguna YouTube dengan akun Space999dude mengunggah sebuah video ke situs berbagi video YouTube menampilkan cahaya terang ini di langir Thames Estuary dekat London pada 5 Februari lalu. Video bergetar itu diambil dengan kamera pada zoom penuk 40x.

“Saya selalu membawa kamera saya di mobil dan saya rasa orang harus begitu,” katanya seperti dikutip HuffPost.

Video unggahan pengguna ini pun banjir komentar dan banyak yang menduga-duga benda apa sebenarnya itu.

“Ada cahaya horizontal di bawah obyek utama dan itu terlihat seperti air. Menurut saya ini adalah fatamorgana, yang kapal muncul di laut terpisah dari horizon karena suhu udara dan air berbeda. Saya yakin, 98% ini adalah fatamorgana,” kata kepala analis foto dan video Marc Dantonio dari Mutual UFO Network (MUFON).

Berikut video pertama dan kedua. Bagaimana menurut Anda? [mor]

http://teknologi.inilah.com/read/detail/1828617/ufo-gegerkan-inggris-rusia

UFO Ditemukan di Laut Baltik

London – Tim pemburu bangkai kapal menemukan obyek bulat di dasar Laut Baltik pada 2011. Kini tim ini mengaku menemukan bukti visual keberadaan ‘cakram’ kedua alien itu.

Menurut laporan CNN, tim ini menemukan bukti visual tersebut 200 meter dari temuan pertama. Pemimpin tim, Peter Lindberg, sebelumnya menyatakan obyek pertama temuannya yang berada 300 meter di bawah permukaan laut itu diduga kuat adalah UFO.

Menurut banyak laporan, Laut Baltik merupakan ‘kandang’ benda-benda tak terduga.

“Saya tak tahu benda apa itu, namun ini akan sangat menarik,” kata ahli sonar Ardreas Olsson.

Obyek pertama temuan tim ini berdiameter 60 meter dan ditemukan pada Juni tahun lalu.

Di sisi lain, memang banyak orang yakin itu adalah UFO yang jatuh di dasar laut dan menyisakan jalur kehancurannya sepanjang 275 meter.

Bagaiman menurut Anda? [mor]

http://teknologi.inilah.com/read/detail/1824772/ufo-ditemukan-di-laut-baltik

UFO 'Hantui' Inggris dalam Sepekan

London – Pesawat alien yang menyala terang tampak melayang di langit Chatham, Inggris. Kurang dari sepekan kemudian, UFO ini kembali muncul di Essex, Inggris.

Penampakan misterius ini terjadi di area yang memang telah lama dijuluki sebagai titik panas UFO. Ernestas Griksas (21) mengabadikan gambar pertama saat ia sedang di rumahnya di Chatham sekitar pukul 13.00 waktu setempat pada 6 Januari lalu.

“Saat melihat ke langit saya melihat dua cakram putih tersebut dan keduanya terbang dengan kecepatan berbeda,” katanya seperti dikutip DM.

Penampakan kedua terjadi pada Jumat (13/1) sekitar pukul 07.00 waktu setempat dan Josh Cummins melihat obyek ini saat ia sedang menyetir melewati Loughton di Essex.

“Saya hampir tabrakan karenanya. Saya berhenti dan mengambil gambarnya. UFO itu nampak seperti berselancar di langit dan kemudian mereka menghilang dalam 15 detik,” akunya. [mor]

http://teknologi.inilah.com/read/detail/1820182/ufo-hantui-inggris-dalam-sepekan

'Kapal Induk' UFO Lintasi Meksiko

London - Warga lokal Meksiko mengklaim telah melihat UFO 'meledak' menjadi pecahan-pecahan yang lebih kecil di atas langit Tijuana, selatan Meksiko, pada hari Natal.

Seperti yang dikutip dari IBTimes, para penggemar UFO langsung menyebut benda tersebut sebagai 'kapal induk' milik alien.

Di video tersebut terlihat sebuah objek bercahaya bergerak cepat di langit perbatasan Amerika Serikat-Meksiko, yakni antara Tijuanan dan San Diego.

Obyek tersebut kemudian meledak menjadi ribuan keping, namun inti objek tetap terbang.

Para pengamat UFO cukup terpukau dengan kualitas dari video tersebut, yang diambil dari kamera amatiran.

Beberapa penampakan UFO cukup 'ramai' di Meksiko dalam beberapa tahun terakhir.

Penasaran untuk melihat bvideo tersebut? Klik disini. [mor]

http://teknologi.inilah.com/read/detail/1813130/kapal-induk-ufo-lintasi-meksiko-saat-natal

Tengkorak Alien Ditemukan di Peru!

Para ilmuwan telah menemukan sebuah tengkorak aneh di Peru yang diyakini milik dari alien. Seperti apa?

Seperti yang dikutip dari DM, tengkorak berbentuk aneh tersebut sudah membingungkan para antropolog, karena mereka belum bisa memberikan penjelasan yang rasional.

Kedua kerangka tersebut ditemukan di kota Andahuaylillas, selatan provinsi Quispicanchi, Peru.

Ilmuwan yang menemukan kerangka tersebut adalah Renato Davila Riquelme, yang bekerja untuk musium Privando Ritos Andinos di Cusco, tenggara Peru.

"Rongga mata lebih besar ketimbang yang normal terlihat pada manusia umumnya. Lalu ada beberapa keanehan lainnya, yakni ditemukan beberapa titik lembut yang hanya ditemukan pada kerangka anak-anak dan beberapa bagian yang hanya ditemukan pada kerangka orang dewasa," jelas Riquelme.

Riquelme mengatakan bahwa tiga orang antropolog, dari Spanyol dan Rusia, telah datang ke musium pekan lalu untuk menyelidiki temuan tersebut, dan sepakat bahwa tengkorak tersebut bukan manusia, dan diperlukan penelitian lebih lanjut.

"Meski baru dugaan awal, tapi sudah jelas bahwa tengkorak ini bukan berasal dari kelompok manusia manapun di dunia ini," tambah Riquelme.

Sisa dari bola mata yang ada di rongga mata kerangka tersebut akan mengakhiri kontroversi tersebut, apakah benar kerangka itu dari manusia atau tidak.

Sementara pada kerangka kedua, tidak lengkap anggota tubuhnya, dan hanya berukuran sekira 30 cm.

Penemuan ini mengingatkan kita akan tengkorak kristal di film Indiana Jones (2008) yang ternyata berasal dari alien dan memiliki kekuatan supernatural. [mor]

sumber

Wah, Wanita Rusia Simpan Mayat Alien di Lemari Es

London – Seorang wanita Rusia mengklaim menyimpan mayat alien di dalam lemari es. Hal ini seolah menambah rangkaian klaim alien yang muncul di Rusia.

Marta Yegorovnam dilaporkan menyimpan ‘bentuk kehidupan’ misterius ini di dalam lemari es miliknya di kota Petrozavodsk selama dua tahun. Sementara itu ia memiliki lima foto mayat ini untuk membuktikan keberadaannya.

Mayat ini menjadi penampakan ketiga alien di Rusia dalam beberapa bulan terakhir. Menurut keterangan Yegorovnam, mayat alien ini ia ambil dari lokasi tabrakan UFO di rumah musim panasnya pada 2009, seperti dikutip DM.

“Makhluk ini setinggi 0,6 meter dengan kepala dan mata besar serta penampilan antara ikan dan manusia," ungkapnya.

Menurut ahli dan penulis paranormal Michael Cohen, "Kemungkinan ini merupakan alien asli tak bisa diremehkan." [mor]

sumber : INILAH.COM,

7 Hal yang Disalah Artikan Sebagai UFO




Awan berbentuk aneh saja bisa meyakinkan orang bahwa objek itu adalah UFO. Berikut adalah 7 objek luar angkasa yang seringkali disalahartikan sebagai UFO.

7. Petir
Penampakan UFO misterius biasanya disertai fenomena alam sprite sebagai pemicu badai. Sprite bersama petir dari badai menghasilkan cahaya terang yang menari di angkasa. Sprite berbentuk bola listrik, meski terkadang berbentuk garis atau sulur. Sprite musim dingin umum ditemui di belahan bumi utara selama musim dingin.

6. Pengujian rudal
Pada Desember 2009, pertunjukan spektakuler spiral cahaya muncul di langit Norwegia utara. Spiral raksasa dengan sinar hijau-biru menerangi langit dengan pola rintik hujan. Terlihat seperti lubang cacing ke dimensi lain, tapi ternyata hanya rudal Rusia yang gagal meluncur, menurut keterangan kementerian pertahanan Rusia.

5. Formasi awan aneh
Oktober lalu, beredar rekaman halo raksasa di langit Moskow di YouTube. Video itu memicu rumor UFO. Pada satu titik, benda itu mengeluarkan lingkaran. Bahkan, siaran radio Rusia mulai memanas. Badan meteorologi mengkonfirmasi, lingkaran itu hanya ilusi optik dari sinar matahari. Peristiwa itu terjadi di awan cirrus atau cirrostratus, yang banyak memiliki es dan air super dingin. Sifat fisik awan ini tak stabil, jika terganggu angin jet maka akan terbentuk lubang.

4. Balon
Pada sore 13 Oktober, ratusan orang Manhattan melihat sekelompok benda keperakan, mengkilap berkilauan. Awalnya mereka menduga UFO. Kilauan itu ternyata berasal dari 12 balon helium dari sebuah pesta pertunangan di Milestone School Mount Vernon, Westchester County.

3. Venus
Venus sering kali disalahtafsirkan sebagai UFO. Planet kedua ini sering muncul seperti cahaya terang menggantung di langit matahari terbenam dan perlahan melayang saat senja. Karena Venus mengorbit matahari dan berada dalam orbit bumi, orang sering keliru menganggapnya UFO bergerak.

2. Pesawat terbang
Inilah bukti objek di langit dapat menyebabkan kegemparan yang tampak lucu. Senin lalu, sebagian besar warga AS bangun melaporkan misteri meluncurkan rudal di pantai California. Penampakan itu didukung video. Departemen Pertahanan melaporkan tak ada jadwal peluncuran rudal, NORAD dan USNORTHCOM. Setelah penyelidikan menyeluruh, ahli mengatakan hal itu hanyalah jejak jet biasanya.

1. Percobaan Militer
Akhir 1940-an dan awal 1950-an merupakan puncak pelacakan UFO dan alien di New Mexico, karena di sana Angkatan Udara telah melakukan beberapa riset rahasia. Salah satu programnya dikenal sebagai Proyek Mogul melibatkan balon mengambang membawa mikrofon untuk mengambil gelombang suara yang dihasilkan oleh tes bom atom Soviet. Angkatan Udara mengkonfirmasi kecelakaan salah satu balon pada 1947 menciptakan puing dan melahirkan Insiden UFO Roswell.

Sumber : inilah.com

Makhluk luar angkasa

Berbicara tentang makhluk ruang angkasa alias alien memang membuat penasaran. Dr. Edgar Mitchell, seorang mantan astronot NASA yang pernah ikut dalam penerbangan ke bulan bersama Apollo 14 pada tahun 1971 membuat pernyataan yang menghebohkan, ia mengungkapkan dengan jelas gambaran makhluk luar angkasa yang pernah dilihatnya tersebut dalam sebuah wawancara yang diadakan oleh sebuah radio swasta di Amerika.

Dr. Edgar mengungkapkan bahwa makhluk ruang angkasa atau Allien tersebut memang nyata dan bukanlah rekaan semata. Bentuknya pun sama dengan yang digambarkan oleh Steven Spielberg, dalam film E.T. "Makhluk luar angkasa itu ramah,memiliki badan yang kecil pendek dengan kepala dan mata yang besar," ujar nya.

Ia mengungkapkan bahwa pesawatnya pernah melakukan kontak dengan keberadaan makhluk tersebut. "Saya berani mempertanggung jawabkan ucapan saya. Menurut saya mereka itu baik. Jika tidak, mungkin bumi sudah hilang sejak lama. Jadi percayalah bahwa sebenarnya fenomena UFO itu ada," ujarnya.

Menurutnya, pihak NASA-lah yang selama ini mencoba menutup-nutupi kebenaran keberadaan makhluk luar angkasa. Mengenai wawancara Dr. Edgar ini, pihak NASA menyatakan tak ingin menggapi dengan serius.


Kalau sampean ingin membaca wawancara Dr. Edgar tentang keberadaan mahluk luar angkasa silahkan baca di news.com

Pengakuan Astronot Tentang Alien

Edgar D. Mitchell, anggota kru Apollo ke-14 AS, yang juga merupakan astronaut ke-6 mendarat di bulan, pada 22 Juli 1971, sewaktu menerima wawancara radio menyatakan secara terbuka, bahwa Alien sudah pernah berkali-kali kontak dengan umat manusia, tetapi pemerintah AS menyembunyikan realita ini selama 60 tahun.
Dr. Mitchell anggota Apollo 14
Mitchell yang tahun ini berusia 77 tahun mengatakan, di dalam pengalaman hidupnya sebagai astronaut, ia mengetahui catatan bahwa UFO pernah berulang kali mengunjungi bumi, namun setiap kali selalu saja ditutup-tutupi oleh NASA.

Mitchell berkata, sumber informasi NASA yang pernah kontak dengan Alien mengatakan kepadanya, Alien adalah “Orang kecil yang menurut kita berbentuk aneh.”

Ia mengatakan, bentuk Alien menyerupai imajinasi kita tempo dulu yakni, “Berbadan kecil dan berkepala besar serta bermata lebar.” Mengenai teknologi, orang bumi sama sekali bukan tandingan Alien, “Jika saja mereka berniat memusuhi kita, tentu sekarang ini kita sudah tamat.”

Edgar D. Mitchell, anggota kru Apollo ke-14 AS

Kasus Rosewell adalah realita

Selama bertugas Apollo 14 pada 1971, Michel dan Shepard rekan instruktornya, memecahkan rekor umat manusia berjalan di atas permukaan bulan terlama, total 9 jam 17 menit.

Mitchell mengatakan kepada pemimpin acara siaran yang terkejut, ia senantiasa berada di lingkup informasi kemiliteran, mengetahui informasi bahwa 60 tahun terakhir ini Alien pernah berulangkali berkunjung. Sedangkan peristiwa rontoknya pesawat UFO di kota Rosewell, negara bagian New Mexico pada tahun 1947 juga adalah benar.

Pemerintah AS menutupi realita selama 60 tahun
Bocoran yang diungkapkan oleh Mitchell, segera saja diklarifikasi oleh pihak NASA, dikatakan bahwa institusi mereka tidak mengejar UFO, juga tidak terlibat dalam segala kegiatan yang menutup-nutupi ada tidaknya makhluk luar angkasa diatas bumi ini ataupun tempat lain di alam semesta.

Di dalam pernyataan itu disebutkan, “Doktor Mitchell adalah warga Amerika yang hebat, tetapi dalam polemik ini kami memiliki pandangan berbeda dengannya.”

Fakta Misterius Tentang Bulan


Usia Bulan:

Usia bulan lebih tua dari yang diperkirakan, bahkan diperkirakan lebih tua daripada bulan dan matahari itu sendiri! Umur Bumi paling tua yang bisa diperkirakan adalah 4.6 Milyar tahun. Sementara itu batuan Bulan malah sudah berumur 5.3 Milyar tahun. Bulan lebih tua 1 milyar tahun ketimbang Bumi!

Lebih keras diatas:
Normalnya sebuah planet akan keras di dalam dan makin lama makin lembut diatas, seperti bumi kita. Tidak demikian hal nya dengan bulan. Bagian dalam bulan seperti berongga, sementara bagian atasnya keras sekeras Titanium. Hal ini lah yang menyebabkan bahwa bulan bagaimanapun juga sangat kuat dan tahan serangan. Kawah terbesar di Bulan berdiameter 300KM, dengan kedalaman hanya 6.4KM. Sementara itu, menurut hitungan ilmuwan, jika batuan yang menubruk bulan tadi, menubruk Bumi, maka akan terbentuk lubang paling tidak sedalam 1.200KM!

Bulan yang berongga juga dibuktikan saat kru Apollo yang meninggalkan Bulan, membuang kembali sisa pesawat yang tidak digunakan kembali ke Bulan . Hasilnya, sebuah gempa dan gema pada permukaan bulan terjadi selama 15 menit. Penemuan ini diulang kembali oleh kru Apollo 13, yang kali ini jatuh lebih keras, menimbulkan gema selama 3 jam 20 menit.

Ibaratnya seperti sedang membunyikan lonceng yang kemudian berdentang, hanya saja karena tidak ada udara, maka suara dentang lonceng yang dihasilkan tidak bisa didengar oleh manusia. Sementara itu, penemuan ini dipertanyakan oleh Carl Sagan, bahwa satelit alamiah nggak mungkin kopong dalam nya.

Bebatuan Bulan:
Asal usul batuan dan debu bulan sendiri tidak jelas, karena perbedaan komposisi pembentuk bulan yang berbeda sekali dengan komposisi batuannya. Batu yang pernah diambil team apollo sebesar 380KG lebih, menunjukkan ada nya bahan unik dan langka seperti Titanium murni, kromium, itrium, dan lain lain. Logam ini sangat keras, tahan panas, anti oksidasi. Jenis logam ini tidak terdapat secara alamiah di alam, dan jelas tidak mungkin terbentuk secara alamiah.

Para ilmuwan juga mengalami kesulitan menembus sisi luar bulan sewaktu mereka mengebor bagian terluar bulan. Setelah di teliti, bagian yang di bor tadi adalah sebuah mineral dengan kandungan titanium, uranium 236 dan neptunium 237. Bahan bahan super keras anti karat, yang juga tidak mungkin terbentuk secara alamiah, karena digunakan di bumi untuk membuat pesawat stealth. Kemungkinan besar, ini logam hasil sepuhan manusia!

Batuan bulan juga entah bagaimana sangat magnetik. Padahal tidak ada medan magnet di Bulan itu sendiri. Berbeda dengan bumi yang banyak sekali mengandung medan magnet.

Air menguap:
Pada 7 Maret 1971, instrumen bulan yang dipasang oleh astronot merekam adanya air melewati permukaan bulan. Uap air tadi bertahan hingga 14 jam dan menutupi permukaan seluas 100 mil persegi.

Ukuran bulan = Matahari?
Bulan bisa menutupi matahari dalam gerhana bulan total, tapi ukurannya tidak sama. Yang menarik, jarak matahari ke bumi persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari persis 395 kali diameter bulan. Pada saat gerhana matahari total, ukuran bumi dan bulan persis sama, sehingga matahari bisa tertutup bulan secara sempurna. Hitungan ini terlalu cermat dan akurat jika hanya merupakan kebetulan astronomi semata.

Orbit yang aneh:
Orbit bulan merupakan satu satunya yang benar benar hampir bulat sempurna dari semua sistem tata surya kita. Berat utama bulan terletak lebih dekat 6000 kaki ketimbang pusat geometris nya, yang harusnya justru mengakibatkan orbit lengkung. Sesuatu yang tidak diketahui telah membuat bulan stabil pada poros nya. Suatu teori yang belum di yakini benar adanya juga mengatakan bahwa wajah bulan yang selalu sama di setiap hari nya karena adanya suatu hal yang menyebabkan itu. Yang pada intinya, tetap suatu kebetulan astronomi.

Asal usul bulan:
Teori bahwa bulan tadinya adalah sebagian dari bumi yang mental keluar bumi karena tumbukan hebat di masa lalu hampir saja di setujui oleh semua orang, setelah sebelumnya mereka mengira bahwa bulan terbentuk dari debu debu angkasa yang mampat menjadi satelit bumi. Belakangan ini teori menyebutkan bahwa jika bagian sebesar bulan terambil dari bumi, maka bumi tidak akan bisa bulat seperti sekarang. Dan jika bulan tidak berongga, maka tidak mungkin bulan bisa berada menjadi satelit bumi. Terlalu berat dan bulan akan menghantam bumi.

Teori teori asal usul bulan kembali dipertanyakan, dan teori paling gila sepanjang sejarah mulai muncul, bahwa bulan diciptakan dengan sengaja oleh manusia terdahulu sebagai alat bantu dalam navigasi dan juga astronomi!

Bulan adalah kapal luar angkasa?
Kesempurnaan bulan yang keterlaluan, dan berbagai anomali yang ada dibulan, plus ditambah banyaknya benda benda terbang tak dikenal di bulan membuat banyak pihak mengatakan bahwa kemungkinan besar bulan adalah sebuah pesawat luar angkasa super besar yang diciptakan oleh mahluk cerdas pendahulu kita. Dan bulan BELUM ditinggalkan oleh penghuni nya! Semua kru Apollo dan astronot astronot lain atau peneliti bulan, semuanya telah melihat cahaya cahya adan benda benda terbang tak dikenal yang lalu lalang diantara bulan, muncul dan hilang begitu saja, bahkan selalu menyertai setiap kedatangan dan kepergian para team astronot yang mengunjungi bulan.

Foto Penampakkan Ufo Selama Tahun 2009

1. Penampakan UFO di Telford, UK

Robson Bolam mengambil beberapa gambar dari sebuah objek misterius yang ia lihat di Donnington, di Telford, Inggris. Dia tidak tahu apa yang ada dalam foto. Sampai saat ini, objek itu tetap dianggap sebagai sebuah UFO. Beberapa saksi lain telah datang ke depan mereka juga menyatakan, melihat benda-benda yang tidak diketahui pada waktu yang hampir bersamaan. Foto itu diambil pada bulan Januari.

2. Penampakan UFO di San Diego, CA

Seorang saksi mata mengambil foto ini dengan kamera ponselnya pada 10 Januari. Dia saat itu sedang hiking dengan teman ketika objek yang tidak diketahui muncul sebentar. UFO itu menghilang tepat ketika ia mengambil gambar. Saksi menyatakan bahwa jika Anda memperbesar foto tersebut, Anda dapat melihat Sidat listrik dari kabel listrik di bawah ini...

3. Penampakan UFO di Ely Cathedral, UK

Seorang wanita menangkap objek tak dikenal ini seperti melayang di atas Ely Cathedral, Inggris. Dia sedang berjalan dengan anjing-nya di dekat sungai, ketika anjing menjadi marah. Wanita itu mendongak, melihat UFO, dan mengambil foto. Wanita tersebut awalnya merasa skeptis tentang UFO, sampai ia melihat sendiri bukti tersebut. Informasi yang dikumpulkan dari Ely Standar.

4. Penampakan UFO di South Carolina



Fotografer yang mengambil gambar ini saat itu sedang duduk di luar, menunggu untuk tukang pos yang akan datang. Dia melihat objek berwarna hitam, berbentuk segitiga objek di langit yang cukup jauh. Dia mengambil tiga foto dengan DiMage Konica Minolta-Z20. Ini adalah beberapa foto-foto paling jelas yang pernah diambil dari sebuah UFO yg berbentuk segitiga.

5. Penampakan UFO di South Harrow, UK

Sebuah cahaya aneh di langit di atas Harrow Selatan, Inggris, difoto oleh Ahmad Zaigham. Sambil mengamati langit, Zaigham melihat objek yang tidak dikenal muncul melalui awan pada 31 Maret 2009. Zaigham mengatakan: "Cahaya yang datang dari benda itu adalah sesuatu yang saya belum pernah melihat yang sebelumnya. Saya tidak berpikir setiap pesawat memiliki cahaya seperti ini." Dan beberapa saat sesudah mengambil foto ini, tampak objek dengan cepat memudar dalam terang dan melesat ke atas dengan kecepatan tinggi. "Aku tidak mendengar suara keras, tapi aku mendengar semacam suara peluit. Saya masih terkejut."

6. Penampakan UFO di South Somercotes, UK

Brian Lee-55 tahun-, mengemudi di jalan Gerbang Billings Somercotes Selatan, ketika ia menghentikan mobilnya untuk mengambil foto matahari terbenam yang dramatis. Kemudian, ketika meninjau gambar-gambarnya, dia melihat objek yang tidak diketahui ini.

7. Penampakan UFO di Texas, US

Ketika kembali dari Caversn Carlsbad di New Mexico, menuju Texas, seorang pria, istrinya, dan anaknya semua melihat beberapa benda seperti lampu unik, jumlahnya 4 pada awalnya, dan kemudian 3. Benda itu hanya sekitar 50 meter ketinggian, dan kira-kira satu mil dari kendaraan mereka. Objek bergerak selama beberapa rumah di kejauhan, dan mereka memutuskan untuk mengambil foto yang ditampilkan di sini.

Star Jelly, Gumpalan Gelatin Misterius Dari Meteor

Ketika kita memandang hujan meteor indah yang melewati bumi, mungkin tidak banyak dari kita yang tahu bahwa meteor-meteor tersebut juga meninggalkan kenang-kenangan untuk manusia di bumi berupa substansi seperti agar-agar yang sering disebut Star Jelly.

Star Jelly adalah substansi berbentuk gelatin yang dipercaya jatuh ke bumi akibat dibawa oleh meteor. Fenomena ini konon telah diketahui sejak tahun 1641 dan merupakan salah satu misteri yang paling membingungkan dalam sejarah sains.

Walaupun ide adanya meteor yang membawa Jelly biologis terlihat seperti sebuah science fiction, namun intensitas laporan yang masuk selama berabad-abad sepertinya tidak bisa diabaikan begitu saja.

Star Jelly dalam sejarah
Contohnya pada tahun 1641, seorang Inggris bernama John Suckling pernah menyebut mengenai Star Jelly di salah satu puisinya.

"As he whose quicker eye doth trace a false star shot to a mark'd place do's run apace, and, thinking it to catch, a jelly up do snatch"

Sir Walter Scott, seorang penulis besar Inggris juga menyinggungnya dalam novel yang ditulisnya pada tahun 1825, "The Talisman" :

"And thou shalt only light on some foul jelly, which, in shooting through the horizon, has assumed for a moment an appearance of splendour.”

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Scientific American tahun 1846, deskripsi mengenai hujan meteor juga dihubungkan dengan penemuan Jelly misterius ini.

"Sepertinya ukurannya (meteor) lebih besar dari matahari dan ia membuat langit menjadi terang seperti siang hari. Dan ketika meteor itu jatuh, sejumlah penduduk segera mencari lokasinya dan menemukan sekumpulan Jelly dengan diameter 1,2 meter."

Dari tulisan-tulisan yang ditemukan mengenai fenomena ini, kita bisa mengetahui bahwa sejak berabad-abad lampau orang telah menghubungkan Star Jelly dengan meteor atau bintang jatuh. Keyakinan ini terbawa hingga sekarang.

Pembahasan yang lebih modern mengenai Star Jelly muncul pada sebuah artikel yang terbit tahun 1979 di Fate Magazine. Disitu disebut bahwa Star Jelly adalah substansi ekstra terestrial yang terdiri dari "cellular organic matter" yang eksis sebagai "prestellar molecular clouds" yang melintasi luar angkasa.

Kita mungkin tidak akan pernah mengerti maksud istilah-istilah rumit tersebut. Namun paling tidak Fate Magazine telah menimbulkan kembali fantasi-fantasi mengenai makhluk ekstra terestrial. Beberapa paranormal bahkan mengatakan bahwa Jelly tersebut merupakan sisa-sisa dari hewan luar angkasa.

Penemuan Star Jelly - Laporan Saksi
Selama berabad-abad, terdapat puluhan hingga ratusan laporan ditemukannya gumpalan-gumpalan gelatin di tanah sehari setelah penampakan meteor jatuh atau hujan meteor.


Contohnya, pada tahun 1950, sebuah gumpalan besar ditemukan oleh polisi Philadelphia. Polisi itu mendeskripsikan gumpalan itu sebagai "Jelly dengan bentuk seperti piringan dengan diameter 1,8 meter. Tebalnya sekitar 30 cm di tengah dan sekitar 5 cm di tepinya."

Masih menurut polisi tersebut, ketika disentuh, bagian Jelly yang disentuh segera berubah menjadi buih dan lenyap di udara tanpa meninggalkan bau sedikitpun. Malam sebelumnya, para penduduk sekitar melaporkan adanya sebuah meteor terang yang lewat di daerah itu.

Pada tahun 1994, para penduduk di Oakville, Washington melaporkan adanya "hujan gelatin" terjadi di wilayahnya. Peristiwa ini bahkan disinggung dalam salah satu episode televisi "unsolved mystery".

Pada 3 November 1996, sebuah meteor besar terlihat melewati langit Kempton, Australia. Pada keesokan paginya, para penduduk menemukan Jelly bening di halaman rumah dan trotoar di kota itu.


Laporan penemuan paling baru terjadi pada tahun 2009 dimana ditemukan gumpalan-gumpalan Jelly di beberapa perbukitan Skotlandia.

Star Jelly - Teori-teori
The Massachusetts Department of Environment Quality Engineering pernah meneliti Jelly ini dan menyimpulkan bahwa substansi ini tidak beracun dan tidak berbahaya bagi manusia. Walaupun begitu, identitasnya masih belum diketahui dengan pasti. Namun paling tidak ada beberapa dugaan yang diajukan, tapi sebelumnya, para peneliti harus mengeliminasi hubungan Jelly ini dengan kemunculan meteor.

Star Jelly dan Meteor
Pada kenyataannya, meteor hampir tidak pernah mencapai permukaan bumi. Kebanyakan akan segera terbakar habis di atmosfer. Seperti yang kita ketahui, meteor umumnya terbuat dari batu atau partikel besi. Jika meteor memiliki elemen Jelly, tentu saja jelly tersebut akan segera terbakar habis sebelum mencapai bumi. Jadi Jelly ini pastilah tidak berhubungan dengan meteor sama sekali.

Menurut para peneliti ini, para saksi yang melihat meteor akan mendatangi tempat yang dianggap sebagai tempat jatuhnya meteor dan mungkin mereka menemukan Jelly yang memang sudah ada disitu sebelumnya.

Teori ini cukup masuk akal karena seringkali penemuan Jelly ini tidak disertai oleh penampakan meteor malam sebelumnya. Dan jika hubungan antara meteor dan Star Jelly telah diabaikan, lalu materi apakah Star Jelly ini sebenarnya ?

Polusi Industri
Beberapa orang beranggapan bahwa materi ini adalah hasil dari polusi industrial.

Misalnya, pada kasus penemuan Jelly di Philadelphia tahun 1950 yang saya ceritakan di atas, lokasi penemuannya hanya berjarak sekitar 800 meter dari sebuah pabrik.

Lalu, pada tanggal 11 Agustus 1979, Mrs Sybil Christian dari texas menemukan beberapa gumpalan Jelly berwarna ungu di halaman depan rumahnya setelah terjadi hujan meteor Perseid malam sebelumnya. Lalu Forth Worth Museum of Science and History mengadakan penelitian dan menemukan bahwa pabrik battere di dekat situ menghasilkan limbah yang berwarna ungu. Jadi mungkin ada hubungannya antara gumpalan ungu tersebut dengan limbah pabrik.

Walaupun dilakukan dengan pendekatan sains, teori ini tidak dapat menjelaskan laporan penemuan Star Jelly sejak abad 17, jauh sebelum industri bertumbuh di Amerika dan Eropa.

Sisa-sisa tubuh hewan
The Book of British Amphibians and Reptiles yang ditulis oleh M Smith menjelaskan bahwa Star Jelly sesungguhnya adalah sisa-sisa oviduct kodok. Oviduct adalah saluran reproduksi di dalam tubuh kodok yang menghasilkan substansi berupa jelly yang menyelubungi ovum hewan amphibi ini.

Menurut Smith, burung dan mamalia lain yang memakan kodok biasanya menyisakan oviduct yang kemudian berubah menjadi Jelly ketika bereaksi dengan udara.

Namun sama seperti teori polusi industri, teori ini juga memiliki kelemahan.

Para peneliti dari National geographic yang meneliti sampel Star Jelly yang ditemukan di Amerika tidak bisa menemukan DNA di dalamnya. Jika gumpalan Jelly itu berasal dari hewan, maka tentu saja akan ada jejak-jejak DNA hewan di dalamnya.

Lagipula, jika Jelly itu adalah sisa-sisa tubuh kodok yang dimakan burung, bagaimana menjelaskan penemuan Jelly dengan diameter lebih dari satu meter ? Berapa banyakkah kodok yang dimakan dan dimuntahkan oleh burung itu ?

Nostoc
Teori lain menyebut bahwa Star Jelly adalah Nostoc, yaitu sejenis cyanobakteri air tawar yang memiliki potensi untuk membentuk koloni di area terbuka. Jika dalam kondisi biasa, koloni ini tidak akan terlihat oleh manusia. Namun ketika hujan turun, Koloni Nostoc ini akan berubah menjadi gumpalan Jelly yang bisa jadi disalahartikan sebagai substansi yang baru jatuh dari langit.


Namun, teori ini tidak terlalu menarik perhatian karena gumpalan Jelly yang dihasilkan dari koloni Nostoc ternyata tidak mirip dengan gumpalan Star Jelly yang ditemukan.

Star Jelly - penutup
Seperti yang saya katakan di awal, misteri yang satu ini belum berhasil dipecahkan oleh sains modern. Tentu saja sekali lagi, sangat sulit membayangkan Jelly seperti itu bisa dibawa oleh meteor dari luar angkasa. Namun jika tidak berhubungan dengan meteor, lalu mengapa sejak berabad-abad orang selalu menghubungkannya dengan meteor ?

Hans Sluiman, seorang ahli Algae yang juga meneliti sampel substansi ini sangat yakin bahwa Star Jelly bukan hewan ataupun tumbuhan. Kalau begitu apa ? entahlah !

Untuk kasus Star Jelly, Alam semesta dengan keunikannya mendapat nilai satu poin, dan sains dengan segala teorinya mendapatkan nilai nol.

Angel's Hair atau Rambut Malaikat, Fenomena Yang Sangat Aneh

Di dalam sejarah keanehan dunia, fenomena ini mungkin termasuk yang paling aneh. Sejak ratusan tahun yang lalu, banyak saksi melaporkan melihat materi putih seperti jaring laba-laba jatuh ke bumi. Ketika disentuh, materi tersebut umumnya akan segera menghilang begitu saja di udara. Fenomena yang saya maksud adalah Angel's Hair atau rambut malaikat.

Angel's Hair atau rambut malaikat (saya lebih suka sebutan ini dibanding bulu malaikat) adalah materi berbentuk seperti jaring laba-laba yang ditemukan tidak lama setelah terjadi penampakan ufo. Sama seperti star jelly yang dipercaya dibawa oleh meteor, misteri angel's hair belum terpecahkan hingga saat ini.

(foto ini kemungkinan adalah foto hoax. Saya menggunakannya hanya untuk ilustrasi)

Fenomena ini sebenarnya bukan hal yang baru. Dalam buku yang berjudul "The Natural History of Selbourne" yang terbit pada abad ke-18, Gilbert White menceritakan bahwa pada tanggal 21 September 1741 ia sedang berjalan menuju ladangnya di sore hari dan menemukan rerumputan menjadi lengket dan sepertinya diselimuti oleh sarang laba-laba. Lalu pada pukul 9 malamnya, sebuah peristiwa aneh terjadi di wilayah itu. White menulis :
"Hujan sarang laba-laba terjadi disitu dan terus berlanjut hingga hari berakhir. Kebanyakan materi yang jatuh bukan berupa benang laba-laba yang sekedar mengapung, melainkan seperti serpihan-serpihan yang panjangnya berkisar antara 5 hingga 6 inci. Materi-materi itu berjatuhan dengan kecepatan yang cukup tinggi, menandakan bahwa ia lebih berat dibanding atmosfer bumi."
Setelah kisah itu diceritakan oleh White, fenomena serupa mulai dilaporkan dari seluruh dunia.

Misalnya, pada Oktober 1820, materi seperti sutra jatuh di kota Pernambuco, Brazil, dan menutupi wilayah seluas hingga 90 mil.

Pada tahun 1881, sarang laba-laba yang berwarna sangat putih jatuh di Green Bay, Wisconsin. Bahkan ada sarang laba-laba dengan panjang hingga 60 kaki yang ditemukan.


Penemuan Angel's Hair sepertinya terjadi di hampir seluruh dunia, mulai dari Amerika Serikat, Eropa, Australia dan Selandia Baru. Walaupun laporan-laporan masyarakat mengenai fenomena ini telah dicatat sejak berabad-abad, namun baru pada tahun 1952-lah orang-orang menghubungkannya dengan fenomena ufo.

Saat itu, tanggal 17 Oktober 1952, para penduduk di kota Oloron, Perancis melihat sebuah objek berbentuk silinder sedang terbang di langit dengan sudut 45 derajat menuju arah barat daya. Objek itu diiringi oleh 30 objek bulat yang lebih kecil.

Lalu para saksi melihat 30 objek kecil tersebut mengeluarkan materi berbentuk sarang laba-laba berwarna putih. Materi ini tersebar dimana-mana, ada yang menutupi pohon, atap rumah hingga pekarangan rumah penduduk. Ketika para penduduk yang ingin tahu menyentuhnya, materi ini berubah menjadi substansi berbentuk gelatin dan menghilang begitu saja. Sepuluh hari setelah peristiwa itu, penduduk kota Galliac, juga di Perancis, mengalami fenomena yang sama.


Penampakan ufo yang diiringi oleh hujan sarang laba-laba juga dilaporkan di Australia pada tanggal 19 Agustus 1998. Saat itu, para penduduk kota Quirindi, New South Wales, melihat 20 objek berbentuk perak melintasi langit. Beberapa saat kemudian materi seperti sarang laba-laba mulai berjatuhan ke bumi. Peristiwa aneh ini mendapat liputan luas media international.

Dalam banyak kasus, para ilmuwan mengalami kesulitan untuk meneliti angel's hair. Soalnya, materi ini segera menghilang ketika disentuh. Namun, pada tahun 1954, sejumput angel's hair berhasil diambil dan dibawa ke laboratorium.

Tanggal 27 Oktober 1954, dua pria Italia bernama Gennaro Lucetti dan Pietro Lastucci sedang berdiri di balkon sebuah hotel di alun-alun St Mark di Venice. Tiba-tiba keduanya melihat dua objek terang berbentuk kumparan terbang melintasi langit. Objek-objek itu bergerak dengan kecepatan tinggi dan meninggalkan jejak panjang berwarna putih terang. Tidak berapa lama kemudian, kedua objek tersebut membelok dan terbang menuju Florence.

Di Florence, saat itu sedang diadakan pertandingan sepak bola di salah satu stadiun. Tanpa disangka, kedua objek misterius tersebut terbang melintasi arena pertandingan. Semua pemain, wasit dan sekitar 10.000 penonton terdiam menyaksikan objek-objek tersebut lewat di kepala mereka. Kemudian, setelah dua objek tersebut lenyap, materi-materi berbentuk seperti sarang laba-laba mulai berjatuhan ke dalam arena.

Para penonton yang ingin tahu kemudian segera memungutinya. Namun ketika tangan mereka menyentuhnya, materi tersebut terurai dan lenyap di udara. Hanya seorang pelajar yang bernama Alfrede Jacopozzi yang berhasil mengambil sedikit sampel dan menyimpannya dalam sebuah tabung. Sampel ini kemudian diserahkannya ke Prof. Giovanni Canneri, direktur Institute analisis kimia dari universitas Florence.

Lalu pengujian materi mulai dilaksanakan oleh Prof. Danilo Cozzi, rekan Prof Canneri. Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa materi tersebut adalah materi yang berserat. Ketika dipanaskan, warnanya akan berubah menjadi hitam dan menguap di udara dengan meninggalkan residu transparan yang segera mencair. Sedangkan mengenai kandungannya, Prof Cozzi menemukan unsur Boron, Silikon dan Magnesium. Jika diterjemahkan dalam bahasa kimia, maka materi itu kemungkinan adalah sejenis Kaca Boron Silikon, sesuatu yang tidak dikenal oleh sains.

Selain penelitian yang dilakukan oleh tim Italia, seorang peneliti era Sovyet, LV Kirichenko, seorang ahli radiometri, juga pernah melakukan penelitian dengan sampel yang didapat dari Selandia baru tahun 1967. Kesimpulan yang didapat menunjukkan bahwa materi tersebut adalah materi berserat yang berkualitas tinggi. Beberapa seratnya berdiameter kurang dari 0,1 mikron. Sebagian besar serat itu mengumpul dalam bundel-bundel yang berbeda hingga membentuk benang dengan diameter 20 mikron. Benang yang terbentuk berwarna putih dan transparan. Kirichenko tidak bisa menyimpulkan identitasnya karena ia tidak bisa menemukan materi padanannya. Namun ia percaya bahwa materi tersebut tidak dibentuk oleh alam.

Walaupun umumnya angel's hair lenyap ketika disentuh, namun ternyata tidak semua laporan menyebutkan hal itu. Hal ini dikarenakan angel's hair terdiri dari sekumpulan serat polymer yang cukup kompleks. Jadi proses terurainya materi ini sangat berkaitan dengan kondisi atmosferik dan panas yang ada saat itu. Bila didinginkan, angel's hair ternyata tidak mengurai.

Nah, karakter dan kandungannya telah diidentifikasi. Lalu, pertanyaannya, materi apakah angel's hair ini dan darimanakah datangnya ? Disinilah mulai berkembang teori yang beraneka ragam. Ada dua bagian besar teori yang diajukan, pertama dari para ufolog dan yang kedua adalah dari ilmuwan (dan jelas bukan ufolog).

Ufolog Amerika bernama Charles Magney percaya bahwa materi tersebut adalah ekses energi ufo yang termaterialisasi. Menurutnya lagi, materi seperti sarang laba-laba itu kembali ke dimensinya atau ke kontinuum ruang dan waktu lainnya sementara ia terurai di udara. Ufolog Inggris lainnya percaya bahwa angel's hair adalah variasi dari ektoplasma yang muncul selama sesi spiritualistik (percayalah, saya juga tidak mengerti maksudnya).

Ufolog lainnya lagi percaya bahwa angel's hair disebabkan oleh energi yang dilepaskan ufo yang menyebabkan atom-atom di udara bereaksi satu sama lain sehingga menghasilkan materi seperti sarang laba-laba yang jatuh ke bumi dan menghilang ketika proses ionisasi terjadi.

Bagi para ilmuwan (dan sudah pasti bukan ufolog), materi itu dipercaya sebagai sarang laba-laba yang terbawa oleh udara. Teori ini cukup masuk akal. Dalam beberapa kesempatan, penemuan angel's hair yang diteliti memang menunjukkan bahwa materi tersebut adalah sejumput sarang laba-laba, bahkan pernah ditemukan laba-laba di dalamnya. Lagipula kita juga pernah mendengar mengenai hujan ikan dan kodok kan ? Lalu bukankah hujan sarang laba-laba menjadi sesuatu yang wajar ?

Tapi....teori sarang laba-laba tidak menjelaskan mengapa materi ini segera terurai ketika disentuh.

Teori lainnya yang populer adalah partikel debu yang terpolarisasi. Menurut sebagian ilmuwan, listrik yang ada di atmosfer bumi mungkin telah menyebabkan partikel-partikel debu yang mengapung di udara terpolarisasi hingga membentuk filamen yang panjang. Teori ini juga masuk akal, namun tidak pernah bisa dibuktikan.

Jadi dalam kasus Angel's Hair, alam dan segala keunikannya mendapat nilai satu poin. Sedangkan sains dan ufolog dengan segala teorinya mendapat nilai nol.

UFO NAZI - Pesawat Rahasia

Pada sekitar pertengahan abad 20, Hitler dengan nazi-nya telah membawa Eropa masuk ke dalam teror yang mencapai puncak dengan pecahnya perang dunia ke II (1939-1945). Pada masa itu, Hitler berusaha dengan keras untuk menguasai seluruh Eropa dan dunia dengan cara apapun, mulai dari mistik hingga teknologi. Dan dari sinilah muncul legenda-legenda luar biasa mengenai nazi, salah satunya adalah legenda bahwa nazi dengan suatu cara berhasil membangun pesawat berbentuk piringan dengan kemampuan luar biasa yang sering disebut dengan ufo nazi.

Jika kita berbicara mengenai ufo nazi, maka yang dimaksud "ufo" disini adalah pesawat berbentuk piringan. Kita tidak sedang berbicara mengenai pesawat alien.

Catatan awal ufo nazi
Perang dunia II adalah perang senjata rahasia. Pada masa ini, senjata-senjata dashyat berhasil diciptakan. Mulai dari mesin pemecah kode hingga bom atom. Dan sesudah berakhirnya perang itu, beredar rumor bahwa nazi memiliki senjata rahasia berupa pesawat berbentuk piringan dengan kemampuan anti gravitasi dan mampu terbang melebihi kecepatan suara.

Rumor ini sepertinya diteguhkan oleh banyak saksi dan laporan. Belakangan disebut juga bahwa nazi memang memiliki dua jenis pesawat berbentuk piringan yang paling terkenal, yaitu seri Haunebu dan V-7. Namun perlu saya tegaskan sekali lagi bahwa sebagian peneliti masih meragukan bahwa nazi telah berhasil mencapai teknologi ini.

Pada awal tahun 1950, Giuseppe Beluzzo, seorang ilmuwan Italia dan mantan menteri era Mussolini menulis mengenai ufo nazi di sebuah artikel di surat kabar Italia "Il Giornale d'Italia". Ia menulis bahwa sesungguhnya Jerman telah mempelajari desain pesawat berbentuk piringan sejak tahun 1942. Pada bulan yang sama dengan penerbitan artikel itu, seorang insinyur Jerman bernama Rudolf Schriever memberikan pengakuan kepada majalah Der Spiegel bahwa ia telah mendesain pesawat berbentuk lingkaran dengan diameter 15 meter.

Kisah Schriever ini kemudian dituangkan dalam sebuah buku yang ditulis oleh seorang penulis bernama Rudolf Lusar.

Nazi ufo - catatan Rudolf Lusar

Pada tahun 1950an, Rudolf Lusar menulis sebuah buku berjudul "German secret weapons of world war II". Lusar adalah seorang mayor di militer Jerman unit teknis selama perang dunia II. Dalam bukunya tersebut, Lusar menceritakan banyak hal mengenai senjata rahasia nazi. Namun yang paling menarik perhatian adalah bab yang berjudul "Wonder Weapons".

Menurut Lusar, desainer pesawat Jerman bernama Rudolf Schriever bersama rekan-rekannya, Habermohl, Mierth dan Bellanzo, sedang mengerjakan beberapa pesawat berbentuk piringan selama masa perang dunia II. Salah satu fasilitas produksinya adalah pabrik yang terdapat di dekat Breslau, Polandia. Mierth berhasil membuat sebuah prototype pesawat berbentuk piringan dengan diameter 137 meter dengan punuk di atasnya yang berfungsi sebagai kokpit.

Pesawat ini disebut menggunakan "tenaga mesin jet yang disesuaikan". Menurut Lusar lagi, pesawat itu akhirnya hancur ketika pabrik itu diledakkan sendiri oleh pasukan Jerman untuk mencegahnya jatuh ke tangan Sovyet tahun 1945.

Di lokasi pabrik kedua di luar kota Praha, Ceko, Kelompok lain yang dipimpin oleh Schriever dan Habermohl juga mengerjakan pesawat berbentuk piringan yang lain. Diagram yang dibuat oleh Lusar menunjukkan pesawat tersebut memiliki bentuk piringan dengan kokpit berbentuk telur. Pesawat itu juga dilengkapi dengan bilah baling-baling untuk mengangkatnya dari tanah.


Pesawat ini konon diujicobakan pada tahun 1945 dan mampu mencapai ketinggian 12 kilometer hanya dalam tempo 3 menit. Disebut juga bahwa pesawat itu bahkan bisa terbang mencapai kecepatan maksimal hingga 2.000 km/jam, yang artinya lebih cepat dari kecepatan suara.

Klaim ini tentu saja sangat mengejutkan mengingat catatan resmi pesawat pertama yang melampaui kecepatan suara adalah pesawat buatan Amerika yang memecahkan rekor itu tahun 1947.

Nazi ufo - Kesaksian Victor Schauberger

Tentu saja, banyak peneliti yang meragukan kesaksian Lusar mengingat hampir tidak pernah ada bukti mengenai senjata-senjata rahasia nazi. Kemudian, seorang jurnalis penerbangan bernama Nick Cook menjadi tertarik untuk meneliti masalah ini dan kemudian bepergian untuk mengunjungi lokasi-lokasi yang disebut-sebut oleh Lusar. Cook akhirnya menemukan satu nama yang mungkin berkaitan dengan keberadaan ufo nazi, yaitu Victor Schauberger.

Cook mengunjungi cucu Schauberger dan menemukan catatan-catatan desain pesawat yang dimiliki olehnya. Menurut Schauberger, ia mampu membuat sebuah mesin yang memiliki kemampuan untuk "terbang mengikuti alam". Salah satu proyek yang sedang dikerjakan oleh Schauberger adalah sebuah pesawat berbentuk piringan yang menggunakan sistem "Mesin pendorong vortex". Teorinya adalah, jika air atau udara berotasi membentuk gulungan, yang juga dikenal dengan sebutan "colloidal", maka saat itu akan dihasilkan energi yang cukup untuk mengangkat sebuah objek, termasuk pesawat.

Konon Schauberger berhasil membangun beberapa model pesawat semacam ini. Salah satunya memiliki diameter hingga 15 meter. Bahkan disebut-sebut bahwa satu dari beberapa model pesawat ini benar-benar bisa terbang. Uji cobanya dilakukan pada tanggal 19 Februari 1945 dan berhasil mencapai ketinggian 45.000 kaki hanya dalam tempo 3 menit. Pesawat ini kemudian sering disebut dengan sebutan V-7, yang merupakan kependekan dari Vril-7.


Schauberger juga mengakui bahwa salah satu prototype yang didesainnya dibangun dengan menggunakan tenaga kerja paksa dari kamp konsentrasi di Mauhausen. Dalam catatan Schauberger juga disebut bahwa prototype pesawat itu dihancurkan dalam usaha mencegahnya jatuh ke tangan pasukan sekutu.

Setelah perang dunia ke II berakhir, Schauberger pindah ke Amerika Serikat dan bekerja untuk proyek rahasia pemerintah Amerika Serikat. Ia meninggal tahun 1958.

Cook percaya bahwa kisah yang diceritakan oleh Schauberger tidak dibuat-buat. Ia juga menyimpulkan bahwa teknologi nazi itu kemudian diambil oleh pemerintah Amerika dan Sovyet. Bahkan pemerintah Amerika bertindak lebih jauh dengan menjalankan "Operation Paperclip" dimana ilmuwan-ilmuwan Jerman diselundupkan dengan diam-diam ke Amerika Serikat.

Ilmuwan-ilmuwan ini kemudian bekerja untuk proyek-proyek angkasa Amerika. Salah satunya adalah ilmuwan Jerman yang bernama Wernher Von Braun yang kemudian bekerja untuk NASA. Ia adalah orang yang menciptakan wahana Saturn V yang berhasil mendaratkan Neil Armstrong di bulan.

Nazi ufo - mitos atau fakta

Tentu saja ketika berbicara mengenai pesawat ufo nazi, orang-orang bukannya kagum dengan bentuknya yang bulat. Namun yang dipertanyakan adalah apakah Jerman benar-benar berhasil membuat sebuah pesawat anti gravitasi ? Dan apakah benar Jerman berhasil membuat pesawat yang berhasil mencapai ketinggian 45.000 kaki hanya dalam tempo 3 menit ? Atau apakah Jerman benar-benar berhasil membuat pesawat yang berhasil mencapai kecepatan suara 2 tahun sebelum Amerika ?

Seorang insinyur aeronautika bernama Roy Fedden percaya bahwa Jerman memiliki teknologi itu. Fedden berkata :
"Saya telah melihat desain dan rencana produksi mereka dan menyadari bahwa jika saja mereka bisa memperpanjang perang selama beberapa bulan, maka kita akan melihat konfrontasi udara yang sangat berbeda"
Kesaksian ini juga diteguhkan oleh Kapten Edward J Ruppelt dari project blue book :
"Ketika perang dunia II berakhir, Jerman telah memiliki beberapa bentuk pesawat yang radikal dan beberapa pengendali rudal. Mayoritas pesawat itu memang masih dalam masa uji coba, namun pesawat itu adalah satu-satunya pesawat yang dianggap mampu mencapai kemampuan mendekati obyek-obyek yang diamati para pengamat ufo."
Mungkin saja Jerman benar-benar berhasil membuat pesawat seperti ini. Pada masa perang dunia II, banyak penampakan objek terbang misterius yang disebut foo fighters yang dilaporkan oleh para pilot pesawat tempur. Pada saat itu banyak yang percaya bahwa foo fighters adalah senjata rahasia Jerman.

Avro Canada - proyek ufo yang gagal

Kecurigaan ini kembali berkembang setelah ada usaha dari Amerika dan Kanada untuk membuat pesawat terbang berbentuk piringan setelah perang dunia II berakhir. Pada tahun 1953, sebuah perusahaan penerbangan bernama Avro Canada mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan VZ-9-AV Avrocar, sebuah pesawat jet yang dipercaya mampu mencapai kecepatan 2.400 km/jam.

Namun uji coba pesawat ini mengalami kegagalan terus menerus hingga akhirnya proyek ini dihentikan total pada tahun 1961 setelah menghabiskan dana 10 juta dolar.

Insinyur Georg Klein dari Jerman mengklaim bahwa teknologi pesawat ini adalah hasil karya nazi Jerman.


Nazi dan Antartika
Sebenarnya legenda ufo nazi bukanlah sesuatu yang luar biasa. Kisah ini menjadi luar biasa ketika seorang penulis bernama Ernst Zundel menulis buku yang berjudul "UFOs : Nazi Secret Weapons ?". Dalam buku itu ia menulis bahwa setelah berakhirnya perang dunia II, Hitler berhasil melarikan diri ke Antartika dan membuat markas ufo disana. Kisah yang ditulis Zundel sangat erat kaitannya dengan teori Hollow Earth yang dipercaya sebagian orang. Lagipula, nazi pernah mengklaim wilayah New Swabia di Antartika sebagai kepunyaan Jerman dan mengirim ekspedisi ke tempat itu pada tahun 1938.

Kisah Zundel kemudian menjadi sangat populer dan hingga saat ini, banyak yang percaya bahwa Hitler secara diam-diam berada di belakangan kemunculan ufo yang marak setelah perang dunia II. Tapi tentu saja kisah ini tidak memiliki fakta dan bukti sama sekali. Apalagi setelah diketahui bahwa Zundel menjual tiket untuk eksplorasi ke Antartika seharga $9.999 untuk mencari pintu masuk Hollow Earth.

Lalu ada lagi klaim dari Vladimir Terziski, seorang insinyur Bulgaria yang mengatakan bahwa Jerman bersama Italia dan Jepang telah membangun markas bersama di Antartika dan terus mengerjakan proyek rahasia mereka dari sana. Ia juga mengatakan bahwa Jerman telah berhasil mendarat di bulan pada tahun 1942 dan membangun markas rahasia disana.

Nazi ufo - antara imajinasi dan kenyataan
Sepertinya manusia punya kebiasaan untuk mengkultuskan para tokoh dunia yang dianggap kharusmatik, dan karena ada penulis-penulis seperti Zundel dan Terziski, maka ingatan kita akan Hitler dipenuhi oleh mitos-mitos yang tidak berdasar.

Namun soal ufo nazi, Saya percaya bahwa nazi bisa saja telah mencapai teknologi seperti itu. Apalagi jika kita membaca sejarah bahwa keberhasilan teknologi angkasa Rusia dan Amerika sangat dibantu oleh para ilmuwan Jerman yang hijrah ke negara itu.

Konon, menurut para motivator, mereka yang memiliki ambisi akan dapat mencapai banyak hal, tidak peduli apakah ambisi tersebut didasari oleh niat baik ataupun niat jahat.

Mahluk Terbang Misterius Pada Peristiwa 991

Pada tanggal 11 September 2001, menara kembar WTC ditabrak oleh dua pesawat terbang. Menara kembar tersebut runtuh, rata dengan tanah. Semua mata dunia memandang peristiwa tersebut. Tentu saja, peristiwa tersebut mengubah pandangan dunia tentang terorisme. Namun, Pada saat runtuhnya menara kembar tersebut, satu makhluk misterius tertangkap kamera sedang terbang di sekitar gedung tersebut.

Steve Moran, seorang penduduk New York berkata,”Aku tinggal di New York dan ketika aku mendengar menara kembar diserang, aku segera bergegas ke lokasi untuk mengambil foto. Pertama-tama, aku mengambil gambar para pekerja medis yang sedang memberikan pertolongan. Lalu aku mengambil foto di sekitar lokasi kearah selatan di jalan Greenwich. Ketika aku pulang, aku menyadari ada suatu objek yang tertangkap kameraku.”

Steve melanjutkan.”Sepertinya seorang malaikat sedang melayang diatas puing-puing pecahan gedung WTC. Tidak mungkin itu seekor merpati atau bangau karena ukurannya yang besar. Lagipula, kami tidak memiliki burung pelikan atau burung bangkai di New York



Steve juga memperlihatkan foto lainnya yang mengambil gambar di lokasi yang sama, namun tidak terlihat adanya objek tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa makhluk tersebut adalah objek yang bergerak. Steve menggunakan Kamera digital Kodak DC 4800, dan ia percaya makhluk itu adalah malaikat penolong ataupun malaikat maut.

Para peneliti yang mulanya meragukan foto tersebut kemudian melakukan penelitian terhadap foto atau rekaman peristiwa WTC, dan yang mengejutkan mereka menemukan objek bergerak serupa dari rekaman video CNN. Dengan menggunakan rasio 8:1 dan membandingkannya dengan lebar menara WTC (250 kaki), maka objek bergerak itu seukuran seekor Pterodactyl.

Foto dibawah ini diambil dari rekaman video CNN News.


Coba bandingkan bentuk objek itu dengan seekor Pterodactyl. Yang lain mengatakan bahwa makhluk itu lebih menyerupai Mothman dibanding Pterodactyl. Namun Mothman belum pernah terlihat di New York sebelumnya.


Dibanding dengan dugaan Steve bahwa objek itu adalah malaikat, para peneliti lebih mempercayai teori bahwa objek itu adalah seekor Pterodactyl. Tapi tentu saja..masih misterius.

Foo fighters - objek-objek terbang misterius pada masa perang dunia II

Ketika membaca dua kata pertama pada judul di atas, mungkin kalian mengira blog enigma telah berubah menjadi blog yang membahas musik. Sebenarnya tidak. Saya masih menulis soal misteri. Selama ini foo fighters memang lebih dikenal sebagai nama sebuah grup musik. Namun sesungguhnya nama itu telah digunakan pada masa perang dunia II sebagai julukan terhadap objek-objek terbang misterius yang sering terlihat oleh para pilot pesawat tempur.




Selama perang dunia II, pertempuran udara sering terjadi antara pihak Amerika dengan pihak Jerman. Dan pada saat itulah pilot dari kedua belah pihak mengalami perjumpaan dengan objek-objek misterius di udara. Peristiwa ini dianggap sebagai salah satu peristiwa terbesar dalam sejarah ufo dan hingga saat ini fenomena ini masih belum terpecahkan.



Kisah resminya dimulai pada November 1944. Waktu itu satu armada pesawat sekutu sedang melakukan penerbangan melintasi wilayah Jerman pada malam hari. Tiba-tiba salah seorang pilot menyaksikan sebuah objek bulat bercahaya sedang membuntuti armada mereka. Pilot itu mendeskripsikan objek tersebut seperti bola api bercahaya dengan sinar berwarna merah, putih dan kuning. Tidak berapa lama kemudian, objek itu melakukan manuver dan menghilang begitu saja.



Penampakan ini menandai dimulainya sebuah fenomena misterius yang disebut foo fighters.



Pihak sekutu sama sekali tidak mengetahui identitas objek tersebut. Pada penampakan tersebut, objek itu terbang dengan mengikuti formasi armada pesawat, seakan-akan dikendalikan oleh tangan tak terlihat. Objek itu juga tidak terlihat mengancam pesawat-pesawat lainnya.



Pada mulanya, militer sekutu mengira bahwa objek tersebut adalah sebuah pesawat mata-mata atau senjata rahasia Jerman. Namun tidak lama setelah itu, pihak Jerman dan Jepang melaporkan penampakan yang sama.



Sekarang kedua belah pihak menyadari bahwa mereka sedang berhadapan dengan sesuatu yang lain.



Walaupun legenda foo fighters secara resmi dimulai pada tahun 1944, namun penampakan objek-objek aneh di langit telah mewarnai masa perang dunia II dari sejak tahun 1941.



Misalnya, pada pertengahan tahun 1942, seorang pilot pesawat tempur Australia yang sedang berpatroli di atas semenanjung Tasmania menyaksikan sebuah objek bulat berwarna perunggu bermanuver mendekati pesawatnya. Pilot tersebut memperkirakan objek tersebut memiliki panjang 45 meter dengan diameter 15 meter dan memiliki kubah kecil di atas pesawatnya. Selama beberapa saat, Objek itu terlihat hanya seperti mengamat-ngamati, lalu dalam sekejap menghilang begitu saja.





Apabila dalam beberapa kesempatan para saksi mata hanya menyaksikan satu objek, maka satu armada objek ini pernah terlihat oleh militer Amerika pada bulan Agustus 1942. Saat itu sekitar 150 objek berwarna perak terang terlihat di langit oleh militer Amerika yang sedang bermarkas di Solomon Island. Objek-objek tersebut tidak memiliki ekor atau sayap, namun bergerak dengan lambat di udara.



Lalu pada Desember 1942, seorang pilot Inggris yang sedang terbang melintasi Perancis dengan pesawat Hurricane Interceptor tiba-tiba menyaksikan dua cahaya melesat dari arah bumi menuju ketinggian pesawatnya di sekitar 7.000 kaki. Pada awalnya ia mengira kedua cahaya tersebut sebagai api pemancar. Namun kemudian, ia segera menyadari bahwa objek tersebut bukan seperti yang dipikirkannya. Kedua cahaya tersebut tiba-tiba berhenti melesat dan mulai terbang mengikuti pesawatnya hingga beberapa mil.



Ketika penampakan ini pertama kali dilaporkan, para peneliti menganggap para pilot pesawat tempur hanya mengalami halusinasi akibat disorientasi. Namun puluhan tahun kemudian, anggapan ini dibantah oleh pihak militer Inggris. Pada tahun 1990-an, militer Inggris merilis dokumen rahasia yang menyebutkan adanya perjumpaan-perjumpaan dengan objek misterius ini.





Contohnya, menurut dokumen itu, pada tanggal 28 November 1942, pesawat tempur Inggris yang melintasi kota Turin menyaksikan sebuah objek terbang tak dikenal. Panjang objek itu sekitar 60-90 meter dengan diameter sekitar 15 meter. Kecepatan objek itu diperkirakan mencapai 500 mil perjam dan memiliki empat cahaya merah di sepanjang tubuhnya. Sang pilot yang bernama Captain Lever mengakui bahwa ia pernah menjumpai objek serupa tiga bulan sebelumnya di utara Amsterdam.



Masih dari dokumen yang sama, Para pilot pesawat tempur Inggris juga melaporkan adanya objek-objek serupa pada 26 Mei 1943 di Essen, Jerman. Salah seorang pilot angkatan udara Charles Bastien mendeskripsikan objek tersebut dengan kalimat :



"Dua bulatan seperti kabut yang bercahaya terbang dengan kecepatan tinggi dan dapat mengubah arah dengan tiba-tiba."



Dalam banyak kasus foo fighters, objek misterius tersebut boleh dibilang tidak pernah mengganggu pesawat-pesawat militer. Namun sebuah kisah menarik diceritakan oleh Leonard Stringfield, seorang pensiunan angkatan udara yang beralih menjadi ufolog.



Ia mengaku juga pernah menjumpai objek serupa di atas Iwo jima ketika sedang menerbangkan Curtiss Wright C-46 Commando. Objek yang dilihatnya berbentuk seperti tetesan air mata berwarna putih terang.





Leonard juga mengatakan bahwa instrumen navigasi pesawatnya menjadi kacau untuk sesaat ketika objek itu muncul. Namun sesaat kemudian objek tersebut menghilang dan instrumen pesawat kembali normal.



Nama Foo Fighters kemudian menjadi sangat dikenal setelah pada 15 Januari 1945, Majalah Time mengangkat kisah ini dengan judul artikel "foo fighter". Artikel itu menceritakan bahwa "sekumpulan bola api" di langit mengejar pesawat-pesawat tempur Amerika pada malam hari selama berbulan-bulan. Masih menurut majalah Time, fenomena itu muncul dalam berbagai variasi, namun para pilot umumnya setuju bahwa cahaya-cahaya aneh itu membuntuti pesawat mereka dalam jarak dekat.



Pada satu kesempatan, sebuah pesawat B-29 disebut berhasil menembak salah satu objek misterius tersebut. Objek itu terpecah menjadi beberapa potongan dan jatuh ke bumi. Namun tidak ada keterangan lebih lanjut dari pihak militer.



Mereka yang meneliti fenomena ini mengajukan beberapa kemungkinan mengenai identitas foo fighters, mulai dari pelepasan listrik dari sayap pesawat hingga fenomena alam yang disebut ball of lightning.



Namun, dari antara semua teori tersebut, ada satu yang menarik, yaitu teori yang dikemukakan oleh seorang penulis bernama Renato Vesco. Ia mengatakan bahwa objek tersebut adalah senjata rahasia Nazi. Menurutnya, foo fighters adalah sebuah jet yang bernama feurball (fireball) yang diluncurkan dari darat.



Jet ini yang dikendalikan langsung oleh perwira SS memiliki bentuk seperti tempurung kura-kura. Tabung Klystron yang ada di dalam peralatan itu dikombinasikan dengan bahan bakar jet akan membuat objek itu terlihat bercahaya.



Tujuan jet ini jelas, untuk mengganggu konsentrasi para pilot pesawat tempur musuh. Menurut Vesco juga, elektrostatik di dalam jet dapat mengacaukan sistem penyalaan mesin pesawat bomber. Ini mungkin menjelaskan mengapa dalam beberapa kesempatan mesin pesawat tiba-tiba mati ketika berjumpa dengan objek ini. Tapi entah darimana Vesco mendapat informasi ini karena sampai sekarang tidak ada bukti bahwa pihak Nazi memiliki jet misterius ini.



Dan sama seperti kisah-kisah perjumpaan dengan ufo yang tidak terpecahkan lainnya, kisah foo fighters yang luar biasa ini berakhir hanya di literatur-literatur para peneliti ufo.