>>>>>>>>>>>> gilalogika.blogspot.com <<<<<<<<<<<
>>>>>>>>>> GILALOGIKA DI FACEBOOK <<<<<<<<<<<
TV Pengaruhi Perilaku Anak Baru Belajar Jalan

New York - Menonton televisi ternyata mampu mempengaruhi perilaku anak kecil yang baru belajar jalan. Makin sering mereka menonton televisi, makin agresif perilaku mereka.

Ini terungkap berdasarkan penelitian State University of New York. Para peneliti mengumpulkan data dari rumah dan melalui telepon mengenai 3.128 anak yang dilahirkan antara 1998 dan 2000, hasilnya diketahui jika menonton televisi mempengaruhi perilaku anak kecil yang baru belajar jalan. Makin sering mereka menonton televisi, makin agresif perilaku mereka.

Anak-anak itu berasal dari 20 kota besar di AS, dan ibu mereka menyelesaikan jajak pendapat ketika anak anak itu lahir, lalu hamil lagi saat anak mereka berusia satu tahun dan tiga tahun.

"Untuk setiap jam, seorang anak menonton TV secara langsung, sifat agresif naik 0,16 pada skala nol sampai 30. Buat setiap TV yang dinyalakan di dalam rumah, kenaikannya adalah 0.09," kata Jennifer A. Manganello, asisten profesor komunikasi kesehatan di University of Albany School of Public Health, State University, New York.

Para peneliti itu akhirnya menyimpulkan setelah memantau data mengenai berbagai faktor lain, seperti depresi yang dialami ibunya, tinggal di permukiman yang tidak aman dan dipukuli.

"TV lebih mungkin, dibandingkan dengan faktor lain, untuk meningkatkan prilaku agresif. Pesan yang diperoleh dari studi ini ialah orang-tua bukan hanya memikirkan mengenai berapa lama anak boleh nonton TV, tapi juga memikirkan lingkungan media tersebut secara keseluruhan di dalam rumah," kata Mangenello.

Penelitian itu disiarkan di dalam Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine, terbitan November.

"Paparan terhadap kekerasan di media, termasuk televisi, film, musik dan permainan video, merupakan resiko penting bagi kesehatan anak dan remaja," kata American Academy of Pediatrics (AAP).

"Bukti penelitian luas menunjukkan bahwa kekerasan di media dapat memberi sumbangan bagi prilaku agresif, berkurangnya kepekaan terhadap kekerasan, mimpi buruk dan takut dicelakai," tulis Dewan Komunikasi dan Media AAP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar